Ruhut : PPP Dzan Faridz Hanya Gerbong Kosong, Gak Ngaruh ke Suara Prabowo 

Ruhut : PPP Dzan Faridz Hanya Gerbong Kosong, Gak Ngaruh ke Suara Prabowo  (Istimewa)

JAKARTA - Dukungan gerbong kosong PPP Dzan Faridz versi Muktamar Jakarta kepada Prabowo -Sandi tak memiliki efek apapun.

"Saya rasa efek bagi PPP nya ada, tapi kalau pilpresnya saya rasa tidak ada untuk Jokowi-Maruf," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Ruhut Sitompul dikawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2018).

Untuk itu, mantan Anggota Komisi III DPR RI ini meminta PPP Romahurmuziy dan Djan Faridz segera menyelesaikan dualisme ini.

"Memang harus mereka selesaikan mumpung masih lima bulan. Ingat loh PT 4 persen tidak sedikit itu," kata Ruhut.

Mantan kader Demokrat ini pun kembali menegaskan bahwa dukungan PPP Djan ke pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 tidak akan mempengaruhi suara pasangan capres dan cawpres nomor urut 01.

"Saya tidak mengecilkan partai-partai politik dengan sosok Jokowi - Maruf yang terutama Jokowi beliau itu bapak rakyat, mereka tidak melihat itu lagi  merema melihat Jokowinya jadi bukan ke partainya lagi, jadi untuk Jokowi-Maruf tidak ada pengaruh," ujarnya.

Diketahui, Partai Persatuan Pembagunan (PPP) versi Muktamar Jakarta atau kubu Djan Faridz telah memutuskan untuk mendukung calon dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

"Berkaitan dengan kepemimpinan peserta Mukernas PPP menjatuhkan politiknya nomor urut 02 yaitu pasangan Prabowo-Sandi pada pilpres 201," kata Ketua Umum PPP Humphrey R. Djemat, disela-sela Mukernas di Sekretariat PPP di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2018).

Dalam keputusan Mukernas ini juga meminta para kader baik ditingkat pusat sampai daerah untuk mendukung calon presiden nomor urut 02. “Kepada DPP, DPW, DPC dan ranting-ranting partai secara bersama-sama untuk memenangkan Prabowo-Sandi," kata dia.

Djemat beralasan keputusan untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi sudah dipikirkan masak-masak. Selain itu, program yang ditawarkan Prabowo-Sandi sejalan dengan keinginan para peserta Mukernas.

"Kita ingin pemimpin yang amanah dan itu ada pada pasangan Prabowo-Sandi," kata Djemat. (radarnonstop)