Ribuan PNS Korup Dipecat, 7 Diantaranya Ada di Tangsel

Ribuan PNS Korup Dipecat, 7 Diantaranya Ada di Tangsel ()

TANGSEL - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan akan memecat ribuan pegawai negeri sipil (PNS) yang terlibat korupsi.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Badan Kepegawaian Nasional (BKN), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mereka akan diberhentikan secara tidak hormat.

"Sudah memiliki kekuatan hukum tetap sidang tipikor (tindak pidana korupsi), tapi sampai saat ini masih menerima gaji dan belum diberhentikan," kata Tjahjo di Malang, beberapa waktu lalu, dilansir berbagai sumber.

Sesuai dengan undang-undang, kata dia, para PNS itu layak diberhentikan dan dicabut hak normatifnya.

"Saat ini masih dipilah. Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB, telah membahasnya secara detail, termasuk sudah memegang semua data terkait," tuturnya.

"Karena itu akan dikeluarkan surat bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri PAN-RB agar memiliki dan memenuhi kepastian hukum. Mereka bersalah, dan memiliki kekuatan hukum tetap," ucap Tjahjo.

Berdasarkan data BKN, DKI Jakarta merupakan pemerintah tingkat provinsi yang terbanyak mempekerjakan PNS berstatus terpidana tipikor inkracht, yaitu sebanyak 52 orang.

Sumut menempati peringkat kedua untuk Pemerintah Provinsi yang terbanyak mempekerjakan PNS berstatus terpidana tipikor inkracht yaitu 33 orang, disusul Lampung 26 orang.

Namun untuk tingkat pemerintah kabupaten/kota, Sumatera Utara menempati peringkat teratas dalam mempekerjakan PNS berstatus terpidana tipikor inkracht, yaitu 265 orang.

Sementara pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Riau menempati peringkat pertama yang terbanyak mempekerjakan PNS berstatus terpidana tipikor inkracht, yaitu 180 orang.

Menilik hal tersebut, beredar informasi bahwa dari ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif yang akan dipecat dengan tidak hormat, tujuh diantaranya berada di Kota Tangsel.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi.

"Iya (yang dipecat) itu kan yang pada tipikor. Kita kan habis rapat kemarin dengan Menteri Dalam Negeri, MenPAN-RB, sama Badan Kepegawaian Nasional (BKN) itu kan semua harus ada MoU semua di sini. Nama-namanya nanti deh, ini tujuh orang saja. Ada Eselon Dua dan ada Eselon Tiga, kita sudah proses," kata Apendi lewat sambungan telepon, Senin (17/9/2018). (ak)