Jelang KBM Tatap Muka, Dindikbud Siapkan 10 Miliar Untuk SRA

Jelang KBM Tatap Muka, Dindikbud Siapkan 10 Miliar Untuk SRA ()

NONSTOPNEWS.ID – Menjelang KBM tatap muka wacana pembangunan Sekolah Ramah Anak (SRA) mulai disosialisasikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud)  Kota Serang, Wasis Dewanto,senin,(30/11). Dindikbud Serang akan gelontarkan dana sebanyak 10 miliar untuk menjamin kenyamanan pada saat menempuh pendidikan.

Dindikbud Kota Serang gencar menyosialisasikan serta menata sekolah-sekolah agar seluruh fasilitas bisa dinikmati serta memberikan kenyamanan para siswa. Untuk diketahui, adanya pandemi Covid-19 membuat beberapa fasilitas sekolah memang harus ada penambahan, seperti harus adanya wastafel untuk mencuci tangan dan fasilitas lain yang harus disediakan oleh masing-masing sekolah.

 

“Sekolah ramah anak di tengah pandemi ditambah protokol kesehatan. Jika waktu itu saat normal tidak lazim di sekolah banyak wastafel sekarang menjadi fasilitas penunjang. Fasilitas penunjang ini juga menjadi syarat bagi sekolah yang ingin membuka sekolah tatap muka. Klinik sekolah, jika ada anak yang memiliki ciri-ciri Covid-19 kita juga tidak bisa tangani sendiri,” terangnya.

Kepala Dindikbud Kota Serang, juga menyebutkan melalui program Sekolah Ramah Anak (SRA), pihaknya mengharapkan seluruh kepala sekolah agar menata masing-masing sekolahnya demi terwujudnya sekolah yang ramah anak.

“Kegiatan ini adalah untuk Kepala Sekolah SMP se-Kota Serang, dalam rangka penguatan program sekolah ramah anak. Bagian pendukung kota layak anak. Sekolah ramah anak, yang baik secara fisik dan non fisik memberikan rasa aman dan nyaman belajar oleh para siswa. Aman artinya bangunan tidak membahayakan siswa, bangunan ramah disabel, hijau, bersih,” ujarnya.

Wasis juga menyampaikan bangunan sekolah yang harus masuk pada kategori ideal dan nyaman seperti pembangunan prasarana sekolah, yakni toilet, tempat bermain, lapangan yang memadai dan sebagainya.

“Idealnya, sarana prasarana bangunan, seperti toilet yang memadai, tempat bermain, dan sebagainya,” tambahnya.

Agar tercapainya SRA, lanjut Wasis, sekolah dibantu oleh beberapa pihak, seperti komite, dindik, media. Adapun pihak Dindik membantu sekolah melaui pemberian anggaran sebesar Rp10 miliar.

“Anggaran untuk paving blok lapangan sekolah di Kota Serang Rp10 miliar tahun 2021 untuk 100 sekolah dasar, lapangan sekolah yang belum diaspal atau dipavling blok,” tutupnya. (red)