Puluhan Miliar Buat Iklan TV, Tiga Parpol Ini Gagal ke Senayan?

Puluhan Miliar Buat Iklan TV, Tiga Parpol Ini Gagal ke Senayan? (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Biaya pencitraan ternyata sangat mahal. Bagi parpol baru wajar saja mengeluarkan dana jumbo untuk iklan agar bisa dikenal rakyat.

Yang aneh jika parpol lama keluar dana jumbo iklan tapi gak lolos batas ambang atau PT 4 persen.

Ketiga partai yang tercatat mengerluarkan dana besar iklan TV adalah Perindo, Partai Hanura dan PSI.

Berikut rincian detail biaya iklan Perindo, Hanura dan PSI berdasarkan data dari perusahaan periklanan PT Sigi Kaca Pariwara: 

Partai Solidaritas Indonesia atau PSI disebut banyak memasang iklan. Dengan total 1.277 iklan PSI mengeluarkan iklan Rp 42,84 miliar.

Iklan itu paling banyak muncul di Trans TV total 192 iklan dan nilai belanja Rp 4,06 miliar. Trans 7: 191 iklan dengan nilai belanja iklan Rp 4,36 miliar dan Indosiar dengan 185 iklan dengan nilai belanja iklan Rp 9,81 miliar.

Pembelanja iklan televisi paling besar juga dibukukan oleh Partai Perindo dengan nilai Rp 82,73 miliar. Kampanye Partai Perindo beriklan terutama di tiga stasiun televisi. 

Yang menarik, walau TV-nya milik Harry Tanoe Soedibyo tapi belanja iklan Perindo masih  tersebar dengan jumlah yang besar pula. Di RCTI total 276 iklan dan nilai belanja iklan Rp 31,04 miliar. MNC TV: 262 iklan dan nilai belanja iklan RP 20,16 miliar dan Global TV: 261 iklan dengan nilai belanja iklan Rp 14,44 miliar.

Lalu, Partai Hanura juga sering beriklan di televisi. Jika dihitung ada 1.053 iklan dengan total belanja sebesar Rp 40,16 miliar.

TV One total 205 iklan dan nilai belanja iklan Rp 7,87 miliar. Lalu, ANTV total 196 iklan dan nilai belanja iklan Rp 12,09 miliar serta TVRI total 184 iklan dan nilai belanja iklan Rp 1,11 miliar.

Seperti diberitakan, hasil quick count beberapa lembaga survei seperti LSI, SMRC, Indobarometer dan Indikator kalau PSI, Perindo dan Hanura tidak lolos PT. Suaranya di bawah 4 persen. (radarnonstop)