Proyek Puskesmas Cirendeu, Pendekar Banten Ini Tantang Pemkot Tangsel

Proyek Puskesmas Cirendeu, Pendekar Banten Ini Tantang Pemkot Tangsel
Proyek Puskesmas Cirendeu, Pendekar Banten Ini Tantang Pemkot Tangsel
()

NONSTOPNEWS.ID - Rencana proyek pembangunan puskesmas Cirendeu Kota Tangsel, sepertinya bakal tak berjalan mulus. Warga yang merasa punya hak atas tanah bersikukuh bertahan. Malahan warga menantang pemkot Tangsel beradu data valid, yaitu berupa surat kepemilikan tanah.

Salah satu warga yang bakal digusur adalah Tb Wahyu HS (67). Pria yang akrab disapa Bang Ning ini mengaku punya girik atas tanah yang ditempatinya.

“Pemkot tinggal buktiin aja. Kalo misalkan bukti itu ada, saya ga diberi uang kerohiman pun saya akan pindah dari sini. Kalau bukti itu ada,” tegas Tb. Wahyu saat ditemui di kediamannya, Selasa (9/7/2019).

Lanjut pria yang mengaku anggota dan pernah menjadi Ketua Pendekar Banten wilayah Cirendeu itu, dulu dirinya diberikan girik tanah atas nama Murid Atmaja yang tidak lain adalah kakak sepupunya dan Kepala Desa Cirendeu yang dulu.

Namun lanjut Bang Ning, pada tahun 1978 girik itu diberikan kepadanya karena dirinya tidak mempunyai rumah.

“Selain girik, saya ada bukti otentik lainnya seperti surat BPK dan Ombudsman. Tapi kalo girik karena bertahun-tahun sepupu saya yang pegang, jadi saya masih mencarinya,” ujarnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Lurah Cirendeu Win Fadlianta, menyuruh awak media mengonfirmasi pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Terkait pembangunan puskesmas ke dinas terkait dan status tanahnya bener tanah negara dan ada di bagian aset dan BPKAD bagian aset nanti menjelaskan ok,” singkat Win dalam pesan WhatsAppnya.

Namun sampai berita ini turun, Kepala BPKAD Wismansyah belum bisa dihubungi. (Ak)