Program Unggulan Pemkab Tangerang 'Gebrak Pakumis Plus' yang Pro Rakyat Kembali Digulirkan

Program Unggulan Pemkab Tangerang 'Gebrak Pakumis Plus' yang Pro Rakyat Kembali Digulirkan
Program Unggulan Pemkab Tangerang 'Gebrak Pakumis Plus' yang Pro Rakyat Kembali Digulirkan
(Dok. Dinas Perkim Kab Tangerang)

NONSTOPNEWS.ID - Program-program pro rakyat yang menjadi program unggulan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, terus di implementasikan.

Setelah tahun 2018 dinilai sukes dengan membagun 1000 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang melalui program gerakan bersama rakyat, atasi kawasan padat, kumus, dan miskin (Gebrak Pakumis).

Kini, pada tahun 2019, program unggulan pro rakyat itu kembali diluncurkan oleh Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (DPPP) Kabupaten Tangerang.

Dalam program Gebrak Pakumis Plus ini, selain membangun rumah warga kurang mampu secara ekonomi juga penerima manfaat, yaitu mendapatkan pinjaman dana bergulir.

Kepala DPPP Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengatakan, konsep dasar dari Program Gebrak Pakumis Plus ini sendiri yaitu penanganan lingkungan perumahan dan permukiman kumuh berbasis kawasan dengan konsep cluster lingkungan binaan dan pendekatan konsep Tridaya dengan keterpaduan pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan.

“Saat ini, kami sedang memferivikasi data rumah tidak layak huni MBR untuk mendapatkan program Gebrak Plus,” kata Iwan, Rabu (18/9/19).

Rencananya, Gebrak Pak Kumis Plus akan dilakukan sepanjang 2020 dengan menyasar beberapa kawasan. Diantaranya, di Kecamatan Mauk ada delapan kawasan, dan Kecamatan Sukadiri ada enam kawasan.

“Gebrak Pak Kumis Plus ini merupakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang untuk membantu warga kurang mampu secara ekonomi membantu membangun rumah tidak layak dan memberikan bantuan modal bergulir,” tutupnya.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan, Gebrak Pak Kumis Plus ini merupakan kombinasi dengan program unggulan Pemkab Tangerang terdahulu yaitu, Gerakan Berantas Kemiskinan Melalui Simpan Pinjam Tanpa Agunan dan Resiko (Gebrak Si Pintar).

“Dengan pertumbuhan yang sangat signifikan di Kabupaten Tangerang, kemungkinan akan bertambah lagi angka pengangguran dan kemiskinan, dan yang pastinya pemukiman dari tempat tinggal warga pun menjadi tidak tertata layak. Tadinya rumah yang ditempati untuk ukuran 5 orang pastinya jadi bertambah penghuninya,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Zaki dan Mad Romli menghadirkan program Gebrak Pak Kumis Plus ini untuk masyarakat Kabupaten Tangerang. 

“Gebrak Pak Kumis Plus ini hadir sebagai program kami yang paling dasar. Pasalnya, Gebrak Pak Kumis Plus ini sebagai penopang dari ke-14 program unggulan kami,” ucapnya.

Zaki lebih menajamkan pembahasannya mengenai pentingnya program Gebrak Pak Kumis Plus ini. Ia menyebut pihaknya harus terus mengoptimalkan pembenahan pada pumukiman yang layak untuk seluruh masyarakat.

“Jika pemukimannya sudah layak, pastinya masyarakat pun akan nyaman dan yang lebih terpenting lagi masyarakat pun akan sehat atau jauh dari penyakit jika tinggal di pemukiman yang layak atau bersih,” kata Zaki.

Tak hanya itu, bantuan pinjaman modal tanpa agunan dan resiko diberikan kepada setiap kepala keluarga melalui bantuan modal usaha mikro lewat koperasi.

“Setelah rumah dan pemukiman atau lingkungannya kami rehab atau benahi, sudah itu para warga pun kami beri bantuan pinjaman modal untuk berdagang atau usaha melalui koprasi,” pungkasnya.

Berikut daerah yang bakal disasar program Gebrak Pak Kumis Plus dibeberapa Kecamatan antara lain :

1. Rajeg Sukatani 50 unit

2. Legok Sukamaju, Kemiri 50 unit

3. Balaraja Tobat, Saga 50 unit

4. Cisoka 50 unit

5. Sukamulya Benda, Bunar 50 unit

6. Gunung Kaler, Tamiang 50 unit

7. Jayanti, Pasir Muncang 50 unit

8. Teluknaga, Tanjung Burung 50 unit

9 . Pakuhaji, Gaga 50 unit

10. Sukadiri 50 unit

11. Sindang Jaya, Sindang Sono, Sindang asih 50 unit

12.Tigaraksa, Cileles 50 unit

13. Jambe, Ranca Buaya, Ancol Pasir, Tipar Raya 50 unit

14 Solear, Munjul 50 unit

15 Kresek, Kemuning 50 unit

16 Keonjo, Pagedangan Udik, Blukbuk 50 unit

17 Sepatan Timur, Gempol Sari 50 unit

18 Mauk, Ketapang 50 unit

19 Sepatan, Pisangan Jaya 50 unit

20 Kosambi, Cengklong 50 unit.

(ADV)