PKB Nilai Pengawalan Amien Rais ke Mapolda Bentuk ketidakpercayaan Kepada Polisi

PKB Nilai Pengawalan Amien Rais ke Mapolda Bentuk ketidakpercayaan Kepada Polisi (istimewa)

Jakarta - Polda Metro Jaya kembali melakukan pemanggilan kepada Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional(PAN) Amien Rais.

Pemanggilan Amien Rais sendiri untuk dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus Aktivis Ratna Sarumpaet. Bahkan, rencana kedatangan Amien Rais ke Mapolda Metro Jaya sendiri akan diwarnai aksi pengawalan PA 212.

Menyikapi persoalan itu, Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding menilai berlebihan. Selain itu ia menyebutkan, dalam rencana aksi pengawalan tersebut merupakan bentuk ketidakpercayaan terhadap polisi sebagai penegak hukum.

"Itu artinya nggak percaya polisi," ucap Karding kepada wartawan di Media Center DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10).

Bahkan dikatakan Karding, pengerahan massa akan memunculkan pandangan yang berbeda dikalangan masyarakat. Apalagi dalam pengerahan massa tersebut seakan-akan ada kepentingan politis didalamnya. Terlebih ada kesan untuk menekan polisi.

"Justru dengan membawa pendukung, apalagi bawa label 212 itu nuansa politiknya kenceng untuk menekan penegak hukum agar berpikir lain," tandasnya.

Amien Rais sendiri rencananya akan datang ke Polda Metro Jaya untuk memenuhi panggilan kedua. Dimana pada panggilan pertama Amien tidak hadir, lantaran ada kesalahan nama dalam undangan.(hw)