Pilkada Tangsel, Ponakan Prabowo Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual ke Polisi

Pilkada Tangsel, Ponakan Prabowo Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual ke Polisi
Pilkada Tangsel, Ponakan Prabowo Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual ke Polisi
(Rena/Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Calon wakil Walikota Kota Tangerang Selatan (Tangsel), nomor urut 1 Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Saras), melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialaminya melalui postingan beberapa waktu lalu.

Dalam gelar konferensi pers yang diadakan Saras mengungkapkan, untuk mengambil langkah tegas atas pelecehan seksual tidak langsung yang Ia alami bukan dalam konteks Pilkada namun untuk membela martabat seorang wanita.

“Cukup menyedihkan karena masih banyak yang mengatakan hal itu lazim dan jika kita bereaksi dengan menindak secara hukum itu over reaksi gitukan,” ungkapnya di Resto Anggrek, Jalan Raya Victor, Buaran, Serpong, Selasa, (27/10/2020).

Lanjutnya, proses pelaporan ke kepolisian akan segera dilakukan dengan berkas yang disiapkan dan jadwal yang memungkinkan.

“Saya serahkan kepada kuasa hukum secepatnya akan melaporkan ke kepolisian untuk meindaklanjuti dan melakukan penindakan,” ujarnya.

Senada selaku kuasa hukum, Maulana Bungaran menegaskan, bahwasanya pelaku yang mengunggah foto dengan keterangan bernada pelecehan seksual terhadap Saras telah melanggar Undang-undang dan merupakan tindak pidana.

“Yang pertama pasal 27 ayat 1 Undang-undang ITE mengenai konten yang melanggar kesusilaan dan KUHP pasal 281 dengan ancaman penjara paling lama dua tahun delapan bulan,” jelas Maulana.

Diketahui bahwa tengah viral capture foto Saras yang tengah memperlihatkan perutnya saat mengandung beberapa tahun lalu, yang diposting oleh akun Facebook bernama Bang Djoel dengan melontarkan kalimat “yang mau coblos udelnya silahkan...Udel udah diumbar...Pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin Tangsel?” sebagai keterangan foto. (Rn)