Peringati Hari Batik Nasional, Pegawai RSUD Balaraja Kenalkan Motif Khas Kab Tangerang

Peringati Hari Batik Nasional, Pegawai RSUD Balaraja Kenalkan Motif Khas Kab Tangerang
Peringati Hari Batik Nasional, Pegawai RSUD Balaraja Kenalkan Motif Khas Kab Tangerang
(Mn-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pakaian batik dengan berbagai corak digunakan para pegawai RSUD Balaraja dalam rangka memperingati hari Batik Nasional. Pakaian batik dengan berbagai corak digunakan dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Yang paling menarik dalam perayaan batik di RSUD Balaraja tersebut adalah,  penggunaan batik khas Kabupaten Tangerang dengan corak merah bermotif buah. Batik Rambutan parakan menjadi andalan RSUD Balaraja untuk mewarnai pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

"Hari ini para pegawai menggunakan batik, mulai dari staf management, staf administrasi hingga dokter dan pakaian batik paling andalan kami adalah batik khas Kabupaten Tangerang yaitu batik Rambutan Parakan," Ujar Direktur Utama RSUD Balaraja, Reniati

Reniati mengatakan batik rambutan parakan tidak hanya digunakan pada hari batik nasional saja.  Batik khas Kabupaten Tangerang ini juga digunakan juga pada minggu ke 3 dan ke 4 hari kamis untuk seragam pelayanan. 

"Kita gunakan pada minggu ke 3 dan ke 4 untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,"tuturnya. 

Selain batik rambutan parakan, RSUD Balaraja juga memiliki seragam batik hijau dengan motif bunga dan daun. Reniati menilai berbagai corak batik dengan motif yang beragam tentunya mewarnai suasana dalam melakukan pelayanan. 

"Selain memperkenalkan budaya kepada masyarakat, batik dengan berbagai corak lebih terlihat santai dalam melakukan pelayanan, suasana menjadi terlihat lebih indah dan tidak kaku,"tandasnya. 

Motif batik Parakan merupakan motif khas Kabupaten Tangerang yang dipatenkan pengrajin batik,  Ali Taba. Motif batik tersebut dipatenkan pada 2015 dan digunakan sebagai seragam batik oleh RSUD Balaraja pada hari kamis. (Mn)