Perbub Pembatasan Truk Banyak Ditolak, Zaki Minta Dukungan Dewan 

Perbub Pembatasan Truk Banyak Ditolak, Zaki Minta Dukungan Dewan  (Nonstopnews.id)

TIGARAKSA - Banyaknya penolakan pembatasan waktu operasional mobil barang oleh beberapa organisasi supir dan pengusaha angkutan membuat Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang masih mandul. 

Selain itu, juga dikarenakan Perbup tersebut masih dalam tahap sosialisasi. Hal ini sesuai dengan undang-undang nomor 22 tahun 2009 Tentang lalu lintas dan angkutan jalan, mengharus pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi selama 30 hari. 

"Terima kasih atas dukungan sejumlah fraksi terkait adanya perbub nomor 46 ini, namun demikian kita belum bisa mengeksekusi langsung karena harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu," terang Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat rapat paripurna di DPRD, Senin (26/11/2018).

Dihadapan anggota wakil rakyat tersebut, Zaki mengaku, upaya penertiban ini akan menjadi kendala, jika pemerintah tidak mendapatkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

"Dengan adanya dukungan parlemen, saya meyakini, kalau perbup 46 akan maksimal dijalankan, karena aturan sudah di undangkan tinggal pelaksanaan," paparnya.

Diakui Zaki, eksekusi dan tindakan tegas terhadap para pelanggar baru bisa dilakukan oleh petugas, 30 hari setelah Perbup tersebut di tanda tangani.

"Dalam undang-undang disebut, sosialisasi selama 30 hari, jika dihitung semenjak ditandatangani maka eksekusi pelaksanaan perbup adalah tanggal 13 Desember mendatang," terangnya.

Sebelumnya sejumlah fraksi di DPRD, mendukung  pemberlakukan Pembatasan kendaraan di wilayah kabupaten Tangerang, karena bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan dan kemacetan. (red)