Pengangguran Di Banten, HMI Desak Gubernur WH Fokus 

Pengangguran Di Banten, HMI Desak Gubernur WH Fokus  (Massa HMI saat melakukan aksi unjuk rasa/ist)

NONSTOPNEWS.ID - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang mendesak Gubernur Banten, Wahidin Halim agar fokus menangani permasalahan pengangguran di Banten.

Desakan itu muncul lantaran Badan Pusat Statistika (BPS) menyebutkan dari 34 provinsi di Indonesia, Provinsi Banten merajai pengangguran tertinggi dengan angka 8,11 persen.

Menurut Ketua Umum HMI Cabang Serang Abu Jihad Amin, jika melihat angka pengangguran tertinggi di lulusan SMK, program Link dan Macth Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten belum menunjukkan hasil.

“Ya harus digarap serius (Link and Match,red). Karena membangun tak melulu soal infrastruktur jalan,” tegas Abu, Kamis (7/11/2019) lalu.

Abu juga meminta Gubernur dan Wakil Gubenur Banten fokus dalam perbaikan penangan pengangguran, yang seharusnya Banten tak lagi menduduki posisi pertama pengangguran secara nasional.

“Ayo lah, ini bukan soal pak Wahidin dan pak Andika, apalagi soal siapa yang mengisi jabatan apa. Tapi soal nasib rakyat Banten, yang harusnya sudah tidak lagi banyak yang nganggur,” terangnya.

Kata Abu, alasan lain menurut catatan BPS Banten penyumbang penganggaran disebabkan tutupnya salah satu Industri swasta di Tangsel dan efesiensi BUMN PT Krakatau Steel.

“Gubernur dan Wakil Gubernur harus juga mampu menjaga iklim investasi. Termasuk mendorong dibukanya usaha berbasis ekonomi kreatif untuk menjadi daya tarik masyarakat Banten,” katanya.

“Perusahaan BUMN, Swasta baik berskala besar hingga kecil, harusnya menjadi perhatian. Karena apapun yang dilakukan Gubernur dan Wakilnya tidak lain berujung pada kesejahteraan masyarakat.”

“Kalau dibalikkan, berarti warga Banten bisa dibilang paling banyak tidak sejahteranya,” imbuhnya. (red)