Pemrov Banten Raih WTP Ketiga Kali, WH Kutip Kitab Karya Imam Nawawi

Pemrov Banten Raih WTP Ketiga Kali, WH Kutip Kitab Karya Imam Nawawi (Dok. Kominfo Banten)

NONSTOPNEWS.ID - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan bahwa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Banten tahun anggaran 2018 selain merupakan hasil kerjasama semua pihak baik eksekutif maupun legislatif, juga dikarenakan ada andil keberkahan yang diartikan oleh Imam Nawawi sebagai tumbuh dan berkembang untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Imam Nawawi adalah ulama legenda  yang menghasilkan banyak kitab yang sampai saat ini dikuti oleh kaum muslim.

"Diartikan oleh Imam Nawawi sebagai tumbuh dan berkembang untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT.  Diraihnya opini WTP merupakan berkah atas meningkatnya ketaatan para aparatur dalam melaksanakan pekerjaannya dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar WH saat penyerahan di gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (22/5/2019).

Bukan itu saja, kenaikan tunjangan kinerja (tukin) menjadi salah satu motivasi para aparatur agar tidak lagi melakukan tindakan-tindakan menyimpang dan penyalahgunaan anggaran yang menyebabkan kerugian daerah.

“Jadi kalau tukin naik berarti meningkat juga ketaatan kepada Allah SWT dan peraturannya, sehingga dapat opini WTP," tegasnya.

Selanjutnya, kata dia, WTP bukan berarti tuntas pekerjaan kita. Ada catatan yang harus ditindalanjuti, harus buat dari sekarang bagaimana rencana aksi untuk menindaklanjuti catatan yang diperoleh.

"Hari ini mulai kita tindaklanjuti dan selesaikan agar tahun depan tidak ada catatan-catatan lagi,”jelasnya

Dalam wawancara bersama awak media, Gubernur menjelaskan bahwa catatan-catatan yang diperoleh dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2018 ini lebih bersifat administratif yang secara teknis menjadi temuan BPK namun tidak ada kerugian negara.

“Nanti dalam anggaran tahun berikutnya akan kita perbaiki, seperti tata kelola BOS dan lainnya,”tuturnya

Tak lupa, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Wagub, PJ Sekda, para Kepala OPD dan jajaran, dan seluruh pimpinan dan anggota DPRD Banten termasuk pemeriksa atas keberhasilan diraihnya WTP. Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya hasil kerja eksekutif, tapi juga peran DPRD dalam melakukan pengawasan dan bersinergi dengan baik.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Banten Hari Wiwoho dalam sambutannya menyatakan bahwa pada semester I tahun anggaran 2019 BPK Perwakilan Provinsi Banten telah melakukan pemeriksaan atas LKPD Pemprov Banten tahun anggaran 2018. Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK, termasuk implementasi atas rencana aksi yang telah dilaksanakan, maka BPK memberikan opini WTP atas LKPD tahun 2018.

“Penyampaian LHP ini lebih cepat dari seharusnya. Dan terkait catatan yang kami berikan, Pak Gubernur ini sangat sigap, cepat, tanggap dengan rekomendasi-rekomendasi yang kami berikan. Bahkan pada LHP yang baru ini, hampir semua sudah ditindakanjuti. Temuan-temuan yang tersisa itu banyaknya temuan-temuan lama, bukan yang sekarang,”tutur Hari

Ia menambahkan, berdasarkan pasal 20 Undang-undang nomor 15 tahun 2004 tentang pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, mewajibkan setiap pejabat terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi dalam hasil pemeriksaan BPK.

Jawaban atau penjelasan tentang tindaklanjut rekomendasi BPK disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 hari sejak laporan diterima. Hari berharap, kedepan Pemprov Banten dapat mempertahankan opini WTP dan dapat mengurangi adanya catatan bahkan tidak lagi ditemukan adanya catatan.

“Saya yakin Pak Gubernur segera menindaklanjutinya, bahkan temuan-temuan tahun 2005-2018 pun sudah banyak sekali ditindaklanjuti. Saya optimis atas komitmen Pak Gubernur dalam penyelenggaran tata kelola keuangan Pemerintah yang baik,”jelasnya.

Ketua DPR Banten Asep Rahmatullah menyampaikan terimakasih kepada BPK yang  telah memeriksa secara profesional dan turut memberi arahan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ucapkan selamat atas kerjasama dan kerja keras semua pihak sehingga menghasilkan opini WTP yang ketiga kalinya.

“Kita harus bisa mempertahankan dan meningkatkan sistem pengendalian dan pengawasan internal agar kedepan hasilnya jauh lebih baik,”tegas Asep. (*/Eag)