Pemprov Banten Sebar Dapur Umum di Lokasi Pengungsian

Pemprov Banten Sebar Dapur Umum di Lokasi Pengungsian
Pemprov Banten Sebar Dapur Umum di Lokasi Pengungsian
(Nonstopnews.id)

ANYER - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Sosial mendirikan Dapur Umum Lapangan (DUMLAP), mulai Senin 24/12/2018.

DUMLAP bertujuan guna memmenuhi kebutuhan konsumsi untuk pengungsi bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir barat Provinsi Banten Sabtu malam pukul 21.27 WIB. 

"Ada 7 yang sudah disebar Pemrov Banten ditempat pengungsian. Konsumsi bagi masyarakat terdampak adalah juga prioritas," ujar Kabid Informasi Publik Diskominfo Banten, Amal Herawan,Selasa (25/12/2018).

DUMLAP antara lain disebar di hotel Wiracarita, untuk pengungsi di Carita dan sekitarnya. Selanjutnya dikantor Kecamatan Labuan untuk pengungsi di SD Kalanganyar 1, SD Kalanganyar 2, GOR Labuan, dan Mesjid Tarogong.

"DUMLAP di Kecamatan Angsana untuk 20 titik pengungsian Panimbang, Sukaresmi, Sobang dan Tanjung Lesung," tambah Amal. 

Amal juga melanjutkan, untuk korban bencana di Kecamatan Jiput didirikan 1 DUMLAP. 

"Di Jiput ini untuk pengungsi di wilayah Pulosari, Desa Kalanganyar," paparnya. 

Sementara di Kecamatan Sumur Pandeglang, DUMLAP ada 1 dengan kebutuhan 1.400 orang pengungsi. Di Tanjung Lesung juga terdapat DUMLAP untuk pengungsi di daerah Cikadu.

Amal menerangkan, pencarian dan evakuasi korban hingga saat ini terus dilakukan, mengingat masih banyak tempat-tempat yang masih belum berhasil di tembus dikarenakan terputusnya akses serta banyaknya puing-puing sisa bencana yang menghambat proses evakuasi. 

"Selain itu lokasi bencana yang berada cukup jauh sehingga sulit untuk terjangkau," bebernya. 

Amal juga menambahkan, respon cepat pemrov Banten sesuai arahan gubernur Wahidin Halim disetiap kesempatan.

"Pak Gubernur, tanpa ada kejadian bencana selalu mengingatkan agar siap sedia bagi petugas dalam kondisi apapun," pungkasnya. (red)