Pemkot dan DPRD Tangsel Bahas 'Tuker Guling' Aset Daerah Dengan BSD, Siapa Untung Nih?

Pemkot dan DPRD Tangsel Bahas 'Tuker Guling' Aset Daerah Dengan BSD, Siapa Untung Nih? (Kb-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membahas berencana Pemkot Tangsel mengenai ruislag atau tukar guling Barang Milik Daerah (BMD) berupa tanah dengan aset milik PT BSD, di gedung DPRD Tangsel, Jalan Puspitek Raya, Kamis (18/6/2020).

Dalam rapat pembahasan ruislag bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD, Pemkot Tangsel yang diwakili oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengungkapkan bahwa tujuan ruislag tersebut salah satunya adalah untuk menyatukan letak posisi aset dearah yang sebelumnya berada dilokasi terpisah-pisah.

“Luas lahannya sekitar 2,5 Hektare, tujuannya untuk menyatukan aset daerah berupa tanah yang lokasinya terpisah-pisah, dipindahkan ke dalam satu kawasan,” singkat Kepala BPKAD Tangsel, Warman Syanudin, melalui sambungan Aplikasi WhatsApp.

Terpisah, Ketua Pansus ruislag Barang Milik Daerah (BMD) DPRD Tangsel, Drajat Sumarsono, mengatakan terkait nilai aset BMD yang akan di ruislag.

“Nilainya sekitar 37 milyar, tanahnya yang di ruislag ke BSD itu dinilai 41 Miliar, posisinya Tangsel diuntungkan 4 milyar. Selain itu, kita diuntungkan dari sisi nilai ekonomi, kedua dari sisi adminitrasi, ini tanah kita mencar-mencar, di ruislag oleh BSD tanah satu hamparan, dari sisi administrasinya dimudahkan,“ pungkasnya. (kb)