Pemerintah Pusat Apresiasi Pemkot Tangsel Bangun PLTSa

Pemerintah Pusat Apresiasi Pemkot Tangsel Bangun PLTSa (Kibo-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melakukan terobosan dalam penanganan persoalan sampah, melalui rencana pembangunan Pembangkit listrik tenaga biomasa sampah atau PLTSa mendapat apresiasi dari Pemerintah pusat.

Hal tersebut di ungkapan saat Walikota Tangsel Airin Rahcmi Diany mengadakan rapat koordinasi dengan Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementrian Keuangan Republik Indonesia, di Gedung Frans Seda lantai 2, Jalan Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Selasa (03/2/2020).

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan Risiko, Luky Al Firman, mengatakan bahwa Pemerintah Pusat menghargai komitmen Pemkot Tangsel dalam penanggulangan masalah sampah. Dikataknya pula, bahwa dirinya akan terus memberikan dukungan terhadap Pemkot Tangsel dalam melakukan pengelolaan sampah yang baik dan benar.

”Nanti ketika berhasil, Tangsel akan menjadi model atau pilot project yang bisa dicontoh oleh kota dan kabupaten lainnya. Sehingga harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” ujar Luky.

Ditambahkannya, saat ini permohonan dari Pemkot Tangsel terkait PLSTa, akan disampaikan kepada pihak Asian Development Bank. Dimana saat ini Pemerintah Pusat sudah menunjuk ADB dan SMI sebagai pendamping proses pembangunan PLSTa ini. 

”Sesuai jadwal, dari ADB bahwa pemenang lelang atau investor baru diketahui paling cepat pada bulan September 2021,” ujar Luky.

Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, menjelaskan jika penyelesaian sampah masih menjadi PR untuk Pemkot Tangsel, dan sejak tahun lalu sudah ditentukan, untuk menyelesaikan masalah sampah, dengan membangun PLSTa di Cipeucang.

”Yang terpenting teknologinya benar-benar bisa menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga harus dikerjakan dengan serius,” katanya.

Menurut Airin, pembangunan PLSTa baru bisa dirampungkan pada September 2021, karena ada beberapa proses tahapan yang harus dikerjakan. 

”Misalnya, penyusunan FBC dan persiapan bidding dan lainnya, itu membutuhkan waktu yang cukup panjang,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Toto Sudarto, menekankan bahwa seluruh jajarannya akan bekerja keras untuk mendukung dan merealisasikan program pembangunan tersebut.

“Tentunya secara tehknis, kita akan siapkan semua hal-hal yang diperlukan. Khususnya jajaran DLH Kota Tangsel, akan berupaya keras untuk merealisasikan program pembangunan ini,” pungkasnya. (kibo)