Pembersihan Puing Ditarget Sebulan, TNI Kirim Alat Berat ke Lombok

Pembersihan Puing Ditarget Sebulan, TNI Kirim Alat Berat ke Lombok
Pembersihan Puing Ditarget Sebulan, TNI Kirim Alat Berat ke Lombok
((Puspen TNI) )

JAKARTA - Dengan menggunakan KRI Banjarmasin 59, TNI mengirimkan berbagai jenis alat-alat berat untuk mempercepat proses pembersihan puing-puing bangunan yang roboh dan rusak akibat terkena dampak gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pengiriman alat berat Zeni TNI ke Lombok menggunakan KRI Banjarmasin-592 dari Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok, Jakarta Utara,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, dalam keterangan tertulis, Senin (27/8/2018).

Kapuspen TNI menyampaikan pengiriman berbagai jenis alat berat sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, saat melakukan peninjauan langsung ke beberapa wilayah di Lombok.

"Kendala utama di lapangan adalah kurangnya alat berat, sehingga diharapkan dengan adanya penambahan alat berat proses pembersihan puing-puing tersebut dapat diselesaikan sesuai target yaitu satu bulan,” tutur Hadi.

Berbagai alat berat Zeni TNI yang diangkut terdiri atas 6 unit eskavator, 18 dump truck, 5 unit NPS, 2 unit truk tangki air, 3 unit mobil patroli, 1 unit mobil Panther dan 3 unit motor trail.

Kapuspen TNI menjelaskan selain mengangkut sejumlah alat berat, TNI juga mengirimkan 275 personel yang terdiri dari 175 personel Resimen Zeni Tempur (Menzipur) 9 Divisi-1/Kostrad Bandung dibawah pimpinan Letkol Czi Ferry Kriswardana dan 100 personel Resimen Zeni Konstruksi (Menzikon) 11 Kodam Jaya dibawah pimpinan Lettu Czi Bayu.

"Dengan dikerahkannya kekuatan Zeni tersebut, diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan puing-puing reruntuhan dan pemulihan bangunan akibat gempa, sehingga masyarakat korban gempa dapat kembali ke kediamannnya masing-masing,” ungkap Sabrar. (*/red)