Pelepasan KKN UIN Ciputat, Mensos : Membangun Bangsa Perlu Konsep Gagasan, Bukan Intrik

Pelepasan KKN UIN Ciputat, Mensos : Membangun Bangsa Perlu Konsep Gagasan, Bukan Intrik (Nonstopnews.id)

CIPUTAT - Kedatangan Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, M. Idrus Marham, disambut meriah oleh ribuan mahasiswa Universitas Indonesia Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Selasa (17/7/2018).

Kedatangan Mensos guna melepas Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN. Dalam pesannya Mensos Idrus mengatakan, mahasiswa sebagai pelopor, harus menjadi corong kebutuhan masyarakat. Tidak hanya tinggal, memberikan bantuan, tetapi lebih banyak mendengar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

"Harus lebih dari sekedar KKN yang biasa. Tapi hatus bisa memberikan kajian kajian kepada pemerintah, lebih banyak mendengar, dan memberikan output kepada pemerintah. Harapan saya yang lebih besar, kita ingin menciptakan konsep pembangunan di negeri ini, lebih berbasis ideologi dan konseptual. Tidak seperti sekarang, yang lebih diwarnai dengan intrik intrik. Kita harus lebih mengangkat konseptual, gagasan," kata Idrus saat ditemui di lokasi.

"Sebagai bentuk sinergi guna perwujudan tridarma, perguruan tinggi. Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian. Jadi adik adik kita, keluar sebagai sarjana yang diharapkan universitas. KKN itu sebagai proses memparipurnakan mereka sebagai sarjana yang nemiliki persyaratan-persyaratan yang ditetapkan oleh universitas," tambahnya.

Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Dede Rosyada mengatakan, saat ini jumlah mahasiswa yang akan KKN berjumlah 3905. Yang akan disebar ke 200 Desa di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang.

"KKN itu merupakan proyek strategis, untuk pembangunan di kota dan kabupaten di Indonesia. Karena melalui KKN, mahasiswa akan lebih dekat dengan masyarakat, dalam melihat, mendengar apa yang menjadi kebutuhan mereka, yang bisa diteruskan kepada pemerintah, sebagai salah satu mitra perguruan tinggi," kata Dede.