Pejabat dan Anggota DPR Suka Booking PSK Artis, Siapa Ya?

Pejabat dan Anggota DPR Suka Booking PSK Artis, Siapa Ya? ()

NONSTOPNEWS.ID - PSK artis bukan hal baru dalam dunia selebritis. Mereka biasa beroperasi lewat manager atau teman sesama artis. Siapa saja pembooking PSK artis. Hingga kini polisi masih menyimpan data tersebut.

Seorang sumber yang pernah bekerja sebagai manager artis mengaku, yang mampu membayar artis itu hanya pengusaha dan pejabat.

Untuk harga biasa tergantung kelas dari artis. Semakin terkenal artisnya semakin mahal. Seorang manager artis yang namanya enggan disebutkan mengaku, pemakai jasa bukan hanya pengusaha, tapi banyak pejabat dan anggota DPR. 

"Karena tarifnya kan mahal," ungkapnya.

Saat ditanya siapa pejabatnya? 

"Banyak mas, ada yang pejabat terkenal sering masuk TV dan media online kok. Saya takut kalau sebut nama, biar saja nanti artisnya yang bicara," ungkap pria yang logat dan gayanya melambai ini.

Polda Jawa Timur membongkar jaringan prostitusi yang melibatkan para artis. Tarif artis dalam jaringan prostitusi ini disebut paling mahal Rp 100 juta.

Jaringan prostitusi ini mematok tarif Rp 25 juta hingga Rp 100 juta. Sebelumnya, dua artis yang tertangkap di Surabaya yakni Vanessa Angel mematok tarif Rp 80 juta dan untuk Avriellia Shaqqila mematok tarif Rp 25 Juta.

"Sudah punya nama-namanya. Sudah punya sebagian transaksinya. Ada yang Rp 100 juta. Ada yang Rp 80 juta. Ada yang Rp 50 juta. Yang paling kecil Rp 25 juta," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat menggelar rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (7/1/2019). 

Irjen Pol Luki Hermawan menambahkan jaringan ini cukup besar lantaran melibatkan 45 artis dan 100 model. Pihaknya juga telah mengantongi nama berikut tarif transaksinya.

Luki juga menyebut untuk mengungkap jaringan prostitusi ini hingga ke akar, pihaknya akan memanggil para artis dan model yang terlibat satu per satu.

"Ini merupakan kegiatan yang cukup besar jaringannya. Nanti akan kami panggil satu per satu orang yang terlibat di dalam jaringan ini karena kita sudah punya foto-fotonya," lanjutnya. (radarnonstop)