Pasca Maki-maki Wartawan oleh Ketua DPRD Tangsel, Tagar #2019GantiDewan Ramai

Pasca Maki-maki Wartawan oleh Ketua DPRD Tangsel, Tagar #2019GantiDewan Ramai
Pasca Maki-maki Wartawan oleh Ketua DPRD Tangsel, Tagar #2019GantiDewan Ramai
()

NONSTOPNEWS.ID - Pasca kejadian memaki  wartawan media cetak yang dilakukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Mochamad Ramlie, kini tagar #2019GantiDewan ramai dibicarakan oleh warganet Tangsel. 

Pantauan di media sosial Instagram seputartangsel pada Kamis (14/2/2019), jam 11.00 WIB, unggahan berita yang memuat tentang makian ketua DPRD Tangsel kepada wartawan itu banyak dibahas oleh masyarakat. 

Seperti akun @abut_yasin berkomentar dengan menyebut " #2019gantidewan". 

Warganet lain seperti akun @bagaskab yang menyoroti statemen Ramlie yang sebelumnya juga viral soal pungli PTSL.  @bagaskab menyebut "Gini nih, pungli kok wajar. Dewan kok ngajarin masyarakatnya jadi bodoh ya. Kirain yang sekarang jadi dewan tuh karena pinter loh. #2019GantiDewan #Tangsel" unggahnya. 

Bukan itu saja, akun @bustanularifinbaharudin berkomentar pedas dengan menulis "Lagian siapa sih yg milih orang begini. Ngomong aja kelihatan ga berpendidikan" tulisnya. 

Tak ketinggalan suara akun @mufidah_rahmatunnisa, dia menulis "Spanduknya memenuhi setiap jalan dipamulang timur" komennya. 

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula saat wartawan mengkritisi kinerja DPRD tangsel yang dinilai banyak kalangan tak produktif. Tak terima diberitakan memble, Ketua DPRD dari partai Golkar itu menelepon seorang wartawan media cetak dengan marah-marah. Bukan sampai disitu saja, bahkan Ramlie menghina profesi wartawan.

"Ini siapa yang bikin berita, makanya jadi dewan dulu biar tahu aturan. Geblek banget wartawan main tulis-tulis aja. Makanya jadi dewan dulu biar tahu," ujar Ramlie dalam percakapan itu, Selasa siang (12/02/2019).

Juga, Ramlie dengan nada tinggi dengan mengeluarkan kata-kata kasar dengan menyebut wartawan 'Bego Lu Pada'.

"Emang gua takut ama wartawan, main tulis main tulis, besok (Rabu,13/2) kita ada konferensi pers datang semua tuh wartawan, ajak sekandang-kandangnya, main tulis main tulis sembarang tulis aja pengen jatuhin pimpinan lu, lawan gua juga belom pada bisa, bego lu pada," tambahnya.

Lantaran merasa dihina profesinya,  mengikuti arahan Ramlie, sejumlah awak media mendatangi Gedung DPRD Tangsel, guna menghadiri undangan konferensi pers yang dimintanya, sembari membawa kandang sesuai permintaannya Rabu (13/02/2019). Namun, sangat disayangkan konferensi pers tersebut tidak terlaksana tanpa sebab alasan yang jelas. 

Demikian pula ketika dijanjikan akan konferensi pers pada Kamis, (14/2/2019) jam 10 WIB, para wartawan yang sudah menunggu hingga pukul 12 siang juga tak ada kejelasan. 

Sebelumnya juga diberitakan, sejumlah pihak menyoroti dan memberi kritik atas minimnya pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tangsel yang sah diundangkan di tahun 2018. Terhitung hanya 2 perda yang di undangkan, padahal anggaran mencapai puluhan miliar. (ak)