Pak Mendagri Gimana Ini?  Warga Nekat Bermalam di Disdukcapil Tangsel Hanya Soal KTP

Pak Mendagri Gimana Ini?  Warga Nekat Bermalam di Disdukcapil Tangsel Hanya Soal KTP
Pak Mendagri Gimana Ini?  Warga Nekat Bermalam di Disdukcapil Tangsel Hanya Soal KTP
()

NONSTOPNEWS.ID - Sulitnya warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat mendaftarkan Administrasi Kependudukan (Adminduk) melalui sistem online, beberapa diantaranya terpaksa menginap di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Dalam sebuah grup pada Aplikasi Facebook, warga Bintaro Kota Tangsel mengeluhkan pelayanan Disdukcapil yang terkesan membiarkan antrian warga mengular, sejak pukul 06.00 WIB.

"Yang antrean nomor awal aja, sampe Dukcapil jam 1 malam bok," ujar akun Mutiah Rafiqah.

Adapula yang menimpali, bahwa pukul 06.00 WIB, mendapatkan nomor antrean 220.

"Tapi cepet kok prosedurnya. Sabtu kemaren, Suami saya jam 6 dapet nomor 220, tapi jam 10 udah dapet KTPnya," tutur akun Neng Agus Sartika.

Warga lainnya yang ikut dalam antrean, Yolanda Yuliana (23) mengatakan, datang sekira pukul 04.00 WIB. Meskipun seorang perempuan, mau tak mau harus datang jauh lebih awal dari jam operasional pelayanan Disdukcapil yang baru dibuka pagi hari.

"Saya dari Pamulang, datang jam 04.00 WIB. Kalau saya kan masih muda ya, yang kasihan itu mereka yang sudah berumur lebih tua dari saya, harus datang dari jauh-jauh terus antre panjang juga," ujarnya dilansir berbagai sumber.

Informasinya, Disdukcapil Kota Tangsel memiliki 10 alat cetak E-KTP, namun hanya 3 alat yang difungsikan karena 7 lainnya disebut mengalami kerusakan. Namun Sayang, alat yang rusak rupanya belum mengalami perbaikan hingga saat ini.

"Yang riil dipakai saat ini ada 3 alat, 2 rusak, dan 5 lainnya itu dibuat sparepart cadangan. Kita menunggu anggaran dari Pemkot, mudah-mudahan terealisasi pada tahun 2020," ucap Heru Sudarmanto, Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Kota Tangsel kepada wartawan. (ak)