Ngeri Kebanjiran, Ribuan Sumur Resapan Digarap Dinas PUPR Kota Tangerang

Ngeri Kebanjiran, Ribuan Sumur Resapan Digarap Dinas PUPR Kota Tangerang (Dok. Humas Kota Tangerang)

NONSTOPNEWS.ID - Guna mengatasi dan mencegah munculnya genangan dan banjir di Kota Tangerang saat musim penghujan tiba. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) menggalakkan program pembuatan sumur resapan.

Diketahui, sumur resapan merupakan teknik konservasi air berupa bangunan yang dibuat menyerupai bentuk sumur gali dengan kedalaman tertentu. Sumur resapan itu sendiri akan berfungsi sebagai tempat penampungan air hujan atau daerah kedap air dan meresapkannya ke dalam tanah.

Sekretaris Dinas PUPR Kota Tangerang, Decky P. Koesrindartono mengatakan, untuk jumlah kebutuhan tahap awal sumur resapan yang dibangun ada 116.081 titik yang saat ini sedang dilakukan penyusunan detail kebutuhan riil penanganan genangan dan banjir sesuai kondisi hidrogeologi.

“Saat ini pembuatan sumur resapan telah dilaksanakan di setiap kantor kecamatan. Untuk setiap sumur resapan, memiliki kedalaman 30 meter, bahkan lebih, tergantung pada jenis tanah, sebab tanah di Kota Tangerang kategori tanah lempung dan memiliki daya serap rendah,” ujarnya.

“Makin dalam makin bagus, agar daya serap cepat dan hasilnya menjadi tabungan air,” tambahnya.

Manfaat dari pembuatan sumur resapan di kantor kecamatan, saat ini sudah bisa dirasakan hasilnya. Genangan yang kerap terjadi di sekitar kantor sudah tidak ada lagi.

“Kita sudah buat dan lihat hasilnya langsung. Dalam tiga jam, genangan surut dan air masuk ke dalam sumur resapan dan menjadi ketersediaan air dalam tanah,” tutur Decky.

Oleh karena itu, beber Decky, Pemkot Tangerang akan memperluas pembuatan sumur resapan ke wilayah - wilayah pemukiman warga yang rentan terjadi genangan. Pembuatan sumur resapan akan dilaksanakan ke tingkat RT/RW. Totalnya ada 321 titik genangan yang kini terdata oleh Dinas PUPR.

“Setelah ujicoba di kantor pemerintahan, maka dilaksanakan di pemukiman,” imbuh Decky.

Diantaranya wilayah Kelurahan Nusajaya Kecamatan Karawaci terdapat 6 titik yang tersebar, tepatnya di RW11 dan RW07. Pembuatan sumur resapan tersebut dapat menampung air hingga 3.000 liter air dengan diameter 1 meter serta kedalaman kurang lebih 3 meter.

“Dengan diperbanyaknya sumur resapan di jalan lingkungan, tentu hal ini akan mempercepat penyerapan air hujan," tandasnya. (Rn/red)