Ngeri.!! Grup 'Gay Tangsel' Diikuti Ribuan Followers

Ngeri.!! Grup 'Gay Tangsel' Diikuti Ribuan Followers ()

TANGSEL - Sebagai bangsa yang beradab, tindakan amoral yang mungkin ditolerir oleh kebudayaan barat, sepantasnya tak beredar di masyarakat kita.

Seperti sikap hidup dan budaya Lesbian, Gay, Homoseksual, dan Transgender (LGBT), seharusnya tidak boleh mendapatkan tempat di Negara Indonesia, karena dinilai suatu tindakan yang menyimpang dari agama.

Namun, dalam sebuah Media Sosial, nampak suatu perkumpulan penyuka sesama jenis, bernama Gay Tangsel, di aplikasi Twitter.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel, Abdul Rojak menyatakan, pihaknya bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sudah menelusuri dan terus memantau terkait adanya kegiatan-kegiatan menyimpang di masyarakat.

"Kami terus berkomunikasi dengan Forkopimda, Polres Tangsel, agar mengawasi betul aktivitas mereka (Gay Tangsel). Kalau perorangan, kita tentu akan sulit, tapi jika ada kegiatan-kegiatan dari mereka, kita pasti koordinasi dengan pihak-pihak berwenang," kata Abdul Rojak saat ditemui di  Kantor Kemenag Tangsel, Selasa (30/10/2018).

"Banyak informasi dari rekan-rekan Organisasi Masyarakat (Ormas), staf, bahkan LSM-LSM, bahwa kegiatan mereka sudah mulai terbuka, makanya kami pasti akan menghentikan perbuatan-perbuatan yang justru meresahkan masyarakat, seperti penyuka sesama jenis," tambahnya.

Hal senada disampaikan Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yuriko. Dirinya menyatakan, akan terus memantau aktivitas grup tersebut, dan jika terjadi perbuatan melanggar hukum, pihaknya tidak akan segan menindak.

"Akan kita lakukan penelusuran. Dan jika terindikasi ada perbuatan Pidana, akan kita lakukan Penegakan Hukum," kata Alex lewat pesan whatsappnya.

Salah seorang warga, Wisnu (nama samaran) menyatakan, perbuatan penyuka sesama jenis justru akan merusak generasi muda. Dimana, rasa keingintahuan yang besar untuk mencoba.

"Saya justru baru dengar ada grup itu (Gay Tangsel). Apalagi ada di Tangsel. Itu pasti akan merusal generasi muda di Tangsel, karena anak-anak muda itu rasa ingin tahunya kan besar, dikhawatirkan mereka justru coba-coba, dan terjerumus ke lingkaran itu," kata Wisnu kepada Nonstopnews.id.(AK)