Mulai Besok, Bupati Zaki Larang Truk Tanah dan Pasir Lewat Siang Hari

Mulai Besok, Bupati Zaki Larang Truk Tanah dan Pasir Lewat Siang Hari (Nonstopnews.id)

TIGARAKSA - Pemberlakukan Peraturan Bupati (Perbub) Tangerang Nomor 47 Tahun 2018 tentang Pembatasan Waktu Operasional Mobil Barang pada Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Tangerang efektif berlaku mulai besok, Jumat (14/12/2018) pukul 05.00 WIB. 

Hal itu dilakukan setelah sosialisasi selama 30 hari sejak 13 November lalu. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Dinas Perhubungan harus tegas menjalankan aturan tersebut. 

"Terkait penegakan Perda pembatasan Truk bermuatan, kita harus jalan terus jangan takut. Terutama kepada Dishub, serta Pol PP untuk bersikap tegas dalam menjalankan aturan tersebut," tegas Zaki. 

Zaki juga tak mau ambil pusing dengan pihak yang kontra dengan kebijakannya itu. 

"Masa kita mau tegakkan Perda aja ko ribet amat. Ga perlu takut pokoknya mau tidak mau, suka tidak suka tanggal 14 ini harus jalan semua, kepada seluruh Pol PP Kecamatan dan Dishub harap mempersiapkan," tandasnya. 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi Sentosa saat dihubungi Nonstopnews.id, Kamis (13/12/2018) mengatakan, pihaknya siap melakukan pembatasan. 

"Mulai besok (pembatasan) diberlakukan pukul 05.00 pagi," kata Bambang.

Dalam peraturan itu disebutkan, jam operasional kendaraan jenis truk golongan 2 hingga truk golongan 5 yang mengangkut tanah dan pasir. Truk dalam ketentuan tersebut hanya boleh melintas pada pukul 22.00-05.00 WIB.

Aturan itu tidak berlaku untuk jenis truk dan kontainer yang mengangkut sembako, BBM, ternak, maupun truk yang mengangkut bahan ekspor dan impor

Bambang mengatakan, truk yang melanggar tidak akan tilang, tapi akan disuruh balik arah. Sanksi penilangan akan diberlakukan jika ditemukan pelanggaran lain, salah satunya tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Kalau surat-suratnya lengkap, tetap jam operasi berlaku, tetap balik lagi tanpa tilang," ujar Bambang.

Beberapa ruas jalan yang diberlakukan aturan ini antara lain Jalan Raya Legok, Jalan Raya Selatan Pakuhaji, Jalan Raya Kronjo, dan Jalan Raya Kresek Balaraja. (red)