Molor Sebulan, Kejari Tangsel Akan Kaji Proyek Main Drain Jalan Serua

Molor Sebulan, Kejari Tangsel Akan Kaji Proyek Main Drain Jalan Serua ((Nonstopnews.id))

TANGSEL - Pengerjaan proyek pemeliharaan saluran dan gorong-gorong dengan nama paket Main Drain Jalan Serua Pamulang, yang masih dikerjakan sampai saat ini karena sudah melampaui batas pekerjaan sesuai tenggang waktu, disoal.

Dalam papan proyek pekerjaan, tertulis 120 hari, sejak tanggal kontrak pada 14 Mei lalu, terhitung sudah molor sekira sebulan.

Dijelaskan salah seorang pengusaha, yang enggan disebut namanya, bahwa pihak kontraktor, masih mengerjakan pekerjaan yang sudah molor dari kontrak kerja.

"Di papan proyeknya sudah jelas. Pekerjaan 120 hari dari tanggal kontrak, yakni 14 Mei. Coba dihitung, kan harusnya selesai 14 September kemarin, ini masih dikerjain," kata Sumber, Selasa (2/10/2018) lalu.

Lanjut sumber tersebut, molornya kontrak merupakan kesalahan yang harusnya tidak terjadi. 

"Ini kan menghambat pembangunan. Dikasih pekerjaan tapi tak sesuai kontrak alias molor. Saya kira masih banyak kontraktor di Tangsel ini yang masih bagus lah, " tegas sumber. 

Melihat hal itu, Kasi Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel), Setyo Adi Wicaksono menyatakan, pihaknya akan melakukan kajian terhadap pengusaha dan pekerjaan tersebut.

"Kita akan kaji sesuai aturan atau tidak, pekerjaan tersebut," kata pria yang akrab disapa Adi, melalui pesan whatsappnya, Kamis (4/10/2018).

Di lokasi, Jasman, salah satu pekerja proyek tersebut, menyatakan, dirinya beserta rekan-rekannya, terus mengerjakan sejak beberapa bulan lalu.

"Saya tidak terlalu banyak tahu. Kalau mulai kerjanya sebelum lebaran sudah jalan 2 minggu. Ngerjainnya setiap hari. Kalau targetnya selesainya kurang tau saya, saya ngerjain aja, kerjanya dari pagi sampai  magrib (pukul 18,00 WIB)," pungkas Jasman.

Sekedar informasi, pemenang proyek Main Drain Jalan Serua tersebut yakni CV. Rengas Abadi Perkasa, dengan nilai kontrak sekira, Rp. 1,9 miliar. (ak)