Miris.! Ganja Cair Berbalut Vape di Tangsel Beredar Lewat Kantor Pos

Miris.!  Ganja Cair Berbalut Vape di Tangsel Beredar Lewat Kantor Pos (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Narkotika golongan 1 Jenis Baru Tetrahydrocannabinol (THC) atau Ganja berbentuk cair beredar di Tangerang Selatan (Tangsel), dan banyak digunakan melalui rokok elektrik atau Vape.

Diketahui, beredarnya ganja cair tersebut melalui jasa pengiriman Pos Indonesia, yang berhasil diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangsel.

Kepala BNN Kota Tangsel AKBP Since Djonso mengatakan, ada yang baru dari bentuk barang haram tersebut, biasanya THC cair yang diimpor ke Indonesia dalam bentuk Liquid, namun kali ini barang haram tersebut dikemas dalam bentuk Tissue.

"Ganja cair ini bisa digunakan untuk bahan makanan dan pernah juga ditemukan dalam bentuk brownies. Barang bukti THC yang berhasil kami temukan ini digunakan dengan cara dihisap melalui Vape," kata Since saat menggelar jumpa pers, Kamis (31/01/2019).

"Jadi tissue tersebut dimasukan kedalam Vape lalu dihisap oleh pelaku untuk mendapatkan mabuknya," tambahnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, terungkap pula modus pemesanan Narkotika tersebut terbilang baru dan canggih, pemesanan dilakukan pada situs di Sisi Gelap Internet (Darkweb) dan pembayarannya pun melalui koin digital (Bitcoin).

Menurut Since, THC cair tersebut berasal dari Amerika dan baru pertama kali ditemukan di wilayah Tangsel, tersangka AD alias K (28) membelinya dengan menggunakan bitcoin yang diubah menjadi dollar sebesar 200 dollar.

Lalu tersangka AD dan rekannya ED (DPO) membelinya melalui _darkweb_ dan memesannya pada saat tersangka berada di Philipina.

"Narkotika tersebut dikirim ke Tangsel menggunakan jasa pengiriman Pos Indonesia. Lalu tersangka AD dan rekannya ED (DPO) membelinya melalui _darkweb_ dan memesannya pada saat tersangka berada di Philipina," ungkap Since.

Atas perbuatannya AD alias K dijerat pasal 113 ayat (2) subsider Pasal 114 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) dan UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun paling singkat 5 tahun. (ak)