Miris, Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Konsumsi Air Berkaporit

Miris, Warga Sekitar TPA Cipeucang Tangsel Konsumsi Air Berkaporit (ist)

NONSTOPNEWS.ID - Warga di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cipeucang, Kademangan, Kota Tangsel hidup dengan air tanah berbau kaporit.

Hal itu diungkap salah seorang warga, Minah (50). Minah mengaku, sejak lama dirinya bersama keluarga harus hidup dengan air beraroma kaporit, karena air tanah yang kurang baik.

"Ya saya mah asli sini (Kademangan). Kita rata-rata pake jetpump, tapi ya gitu airnya bau obat (kaporit)," kata Minah kepada Nonstopnews.id, Kamis (13/6/2019).

Minah menyatakan, terkait bau sampah disekitar Cipeucang, tidak terlalu menyengat. Bau busuk akan menyengat, katanya lagi, jika hujan tiba.

"Kalau lagi panas kayak sekarang, ngga terlalu bau. Justru yang kebauan itu yang jauh-jauh, kebawa angin kali yah. Tapi kalo ujan, waduh, kadang-kadang sampe sesak napas," tambahnya.

Hal serupa dikatakan Dinda (21). Ia mengaku, air yang dipakai untuk kebutuhan sehari-hari berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

"Pake air PDAM. Tapi ya gitu, kadang bau obat juga," tuturnya.

Menilik hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Deden Deni menuturkan pihaknya selalu menggelar pengobatan gratis di wilayah TPSA Cipeucang.

"Tiap Jumat kita udah ingatkan untuk lakukan pengobatan gratis. Di cek kesehatan masyarakat sekitar Cipeucang. Ya gantian aja dari Puskesmas Serpong, Serpong Utara, Setu. Nanti saya pantau lagi," kata Deden. (Ak)