Miris Pasca Ambruk, Hingga Sekarang Gedung SMPN 32 Tak Disentuh Disdik DKI

Miris Pasca Ambruk, Hingga Sekarang Gedung SMPN 32  Tak Disentuh Disdik DKI (Kondisi Gedung Sekolah SMPN 32 Pekojan yang Memprihatinkan)

TAMBORA - Sejumlah orang tua siswa yang menyekolahkan anaknya di SMP 32 Jalan Pejagalan, Kel. Pekojan, Tambora, Jakarta Barat mempertanyakan soal pembangunan sekolah tersebut.

Sebab, pasca ambruknya gedung sekolah itu pada Desember 2017 lalu, para orang tua siswa merasa lebih terbebani, selain jarak tempuh tempat anaknya bersekolah lumayan jauh. Mereka juga harus merogoh kocek sebagai uang tambahan untuk transportasi.

"Iya mas kapan mau diperbaiki tuh gedung sekolahnya. Soalnya, di gedung sekolah yang saat ini untuk belajar lumayan jauh. Kalau dulu tinggal jalan doang. Sekarang harus merogoh kocek buat tambahan transportasi," tutur Arif Susanto ketika ditemui dikawasan Pekojan, Senin(6/7/2018).

Arief berharap supaya dinas terkait dapat secepatnya memperbaiki gedung sekolah SMPN 32.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMPN 32, Syaifuddin Basri membenarkan adanya keluhan dari para orang tua siswa. "Orang tua murid sudah banyak yang komplain. Bahkan ada siswa yang sudah masuk memutuskan batal setelah sekolahnya bukan di sini. Angkutannya juga sulit," ungkapnya.

Ditambahkan Syaifuddin, pihak sekolah sudah mengirimkan surat dan meminta baik gedung maupun puing-puingnya turut dibersihkan. Namun sampai Desember 2017 hingga Agustus 2018 tak kunjung direalisasikan.

"Terakhir di panggil dua minggu yang lalu. 2019 akan di realisasi kan. Dipanggil oleh pendidikan. Kita juga sudah bersurat untuk membersihkan atau diratain puing puing nya supaya dapat digunakan. Karena kan kelas kelasnya masih kuat. Tapi belum ada realisasinya," pungkasnya.(hw)