Miris! Di Bekasi Honor Petugas Covid-19 Diduga Dipotong Rp 100 Ribu Per Orang

Miris! Di Bekasi Honor Petugas Covid-19 Diduga Dipotong Rp 100 Ribu Per Orang (Ilustrasi/Net)

NONSTOPNEWS.ID - Oknum pegawai di Kecamatan Rawalumbu, Dian Herdiana dikabarkan memerintahkan para Lurah untuk memotong honor sebesar Rp 100 ribu petugas Covid-19 di seluruh wilayah Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Aksi pemotongan honor Covid-19 petugas di Kecamatan Rawalumbu menjadi babak baru lagi, setelah sebelumnya pegawai disuruh membuat pernyataan bahwa honornya tidak dipotong.

Informasi ini didapat dari banyak pegawai di wilayah Kecamatan Rawalumbu. Mereka mengeluh, namun meminta namanya untuk disembunyikan. 

"Saya jadi aneh aja, udah dipotong sekarang disuruh membuat pernyataan bahwa honor tidak dipotong, apalagi sih ini?," ujar narasumber di lapangan yang minta namanya tidak disebutkan kepada radarnonstop.co (Rakyat Merdeka Group), Kamis (21/5/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan gaya oknum kecamatan seperti ini sama halnya seluruh staff untuk dipaksa berbuat kebohongan massal di atas materai. 

"Jujur mas, seluruh Pamor honor Covidnya dipotong Rp 100 ribu per-orang. Hal itu disampaikan oleh para Lurah, dalam hal ini Lurah sih tidak salah karena memang diperintahkan oleh kecamatan," bebernya. 

Staff tersebut pun menegaskan dan menyayangkan dengan aksi pemotongan dengan memakai tangan orang.

"Kecamatan pasti cuci tangan, kasihan para Lurah lah," tandasnya. 

Terkait oknum kecamatan yang memerintahkan para Lurah memotong honor covid para Pamor selama PSBB, Dian Herdiana, ketika dihubungi untuk dimintai keterangan melalui WhatsApp dirinya tidak memberikan tanggapan apapun bahkan saat ditelepon tak diangkat. 

Terpisah, Juhasan, Lurah Pengasinan Kecamatan Rawalumbu saat dikonfirmasi apakah benar ada pemotongan Honor Covid-19 sebesar Rp 100.000? dengan singkat Juhasan menjawab.

"Saya tidak pernah diperintahkan sama Pak Camat. Mohon diluruskan karen info itu tidak benar," tegasnya. (RadarNonstop)