Mirip Merek Ternama, Bea Cukai Tangerang Amankan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal

Mirip Merek Ternama, Bea Cukai Tangerang Amankan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal (Nonstopnews.id)

TANGSEL - Masyarakat nampak lebih berhati-hati lagi, terlebih dalam membeli produk rokok, pasalnya, Bea Cukai Tangerang berhasil menggagalkan rokok berpita cukai palsu, atau rokok ilegal beredar di masyarakat, di wilayah Bogor Jawa Barat.

Dijelaskan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP A Tangerang, Aris Sudarminto menyatakan, bahwa pihaknya berhasil menangkap pemilik rokok ilegal tersebut, Harwono. Pihaknya menaksir, kerugian negara berkisar Rp. 80 juta, dari hasil pemalsuan cukai, yang seharusnya masuk ke negara.

"Berdasarkan proses penelitian oleh Petugas Bea dan Cukai, dapat diduga bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana di bidang Cukai yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai Iainnya," kata Aris saat menggelar jumpa pers di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (24/10/2018).

Aris mensinyalir bahwa produk tersebut merupakan buatan rumah, karena diduga memakai pita cukai, karena keterbatasan modal, untuk membubuhkan cukai asli. Sementara pihaknya masih mendalami keterangan pelaku, mengenai dari mana pelaku mendapatkan cukai palsu tersebut.

Pelaku dianggap melanggar ketentuan di bidang cukai sesuai pasal 54 dan atau pasal 56 UU nomor 39 tahun 2007 tentang cukai.

Pelaku pun terancam hukuman paling lama lima tahun pidana atau denda paling banyak sepuluh kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Saat ini barang bukti dan tersangka sudah diserahkan oleh pihak Bea Cukai ke Kejari Tangsel.

"Ini untuk menjaga peredaran di Tangerang Selatan dari Bea Cukai palsu atau tidak berpita," ungkap Kepala Kejari Tangsel, Bima Suprayoga.

Bima menyatakan, persoalan selain pita cukai akan diungkap di pengadilan, seperti miripnya beberapa merk, dan penggunaan nama dan bungkus, yang persis dengan beberapa distributor rokok ternama.

Pada rokok ilegal yang diamankan, bermerk Gudang Ganam, Suriah Pro, Rolling. (ak)