Minggu Pukul 18.00 WIB, Korban Tsunami Banten Capai 176 Meninggal

Minggu Pukul 18.00 WIB, Korban Tsunami Banten Capai 176 Meninggal
Minggu Pukul 18.00 WIB, Korban Tsunami Banten Capai 176 Meninggal
()

SERANG - Korban bencana tsunami dan gelombang pasang di pesisir Barat Provinsi Banten sampai dengan pukul 18.00 WIB mencapai 176 orang meninggal, luka-luka 509 orang, dan 30 orang hilang. Sementara itu, kerusakan menimpa 453 unit rumah dan 9 hotel. 

Data korban tersebut diperoleh dari posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten yang berada di Puskesmas dekat lokasi bencana. Posko BPBD menyebutkan, korban dari Puskesmas di Kecamatan Panimbang yang meliputi Pantai Tanjung Lesung terdapat 12 Korban meninggal dan 151 korban luka-luka. 

Di Kecamatan Labuan terdapat 8 meninggal dan 53 luka serta 2 orang masih hilang. Kecamatan Carita terdapat 135 meninggal dan 78 luka. Kecamatan Menes terdapat 2 meninggal dan 14 luka. Kecamatan Cigeulis  32 korban luka. Kecamatan Sumur 6 korban meninggal dunia dan 60 korban luka-luka. 

Untuk di Kecamatan Cibaliung berdasarkan informasi dari Puskesmas Cibaliung terdapat 70 korban luka-luka. Dan di kecamatan Jiput terdapat 1 korban meninggal dan 21 korban luka-luka. Sementara itu di kabupaten Serang lebih tepatnya di kecamatan Cinangka terdapat 12 meninggal, 30 korban luka-luka, dan 28 orang masih hilang. 

Pencarian dan evakuasi Korban hingga saat ini terus dilakukan, mengingat masih banyak tempat-tempat yang masih belum berhasil di tembus dikarenakan terputusnya akses serta banyaknya puing-puing sisa bencana yang menghambat proses evakuasi. Selain itu lokasi bencana yang berada cukup jauh sehingga sulit untuk terjangkau. 

Gubernur Banten Wahidin Halim, Minggu (23/12/2018) akan meminta bantuan BNPB pusat untuk cepat melakukan pemulihan pasca bencana.  

“Apabila di BPBD Provinsi Banten masih kurang, kita langsung minta ke pusat melalui BNPB,” ujar Gubernur. (red)