Mengintip Hasil Kerja Para Legislator Tangsel di Tahun 2019

Mengintip Hasil Kerja Para Legislator Tangsel di Tahun 2019
Mengintip Hasil Kerja Para Legislator Tangsel di Tahun 2019
(Kibo-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Hingga menjelang tutup tahun anggaran, Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2019, tercatat ada 17 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas, dimana beberapa diantaranya dilanjutkan pembahasannya di tahun 2020.

Seperti disampaikan oleh Ketua Badan Pembentukan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangsel, Wawan Syakir Darmawan yang mengatakan, empat dari enam Raperda yang dilanjutkan di tahun 2020, sudah masuk tahap evaluasi di Pemerintah Provinsi Banten (Pemprov Banten).

“Cuma ada dua yang dilanjutkan ke 2020, tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, dan perlindungan produk lokal,” katanya, melalui sambungan Aplikasi WhatsApp, Minggu (28/12/2019).

Lanjut Wawan, empat Raperda yang sudah masuk tahap evaluasi Pemprov Banten ialah tentang penambahan penyertaan modal PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS), penyertaan modal kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk, pengelolaan rumah susun sederhana sewa, dan tentang pengelolaan penyelanggaraan pendidikan.

Adapun sebab tidak selesainya dua Raperda tersebut ditahun ini, salah satunya disebabkan oleh hal-hal yang bersifat teknis, seperti dijelaskan oleh Ketua Pansus Raperda tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika, Rizki Jonis.

“Jadi Perda narkoba itu sudah masuk dalam tahap finalisasi, karena kemarin kita masih membutuhkan pengayaan narasi terkait dengan materi Raperdanya, pihak Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemnkumham) kantor wilayah Provinsi Banten, mereka belum bisa hadir karena mereka memiliki kesibukan. Kalau kita finalisasi sendiri tanpa Kemenkumham, nanti bolak balik kalau mereka nggak hadir, jadi kita tunggu kesiapan mereka di 2020. Jadi, kendalanya di teknis aja, kalau materinya nggak ada kendala,” ungkapnya, lewat sambungan Aplikasi WhatsApp.

Disisi lain, berdasarkan surat keputusan DPRD Kota Tangsel nomor : 170/22/DPRD/2018 tentang Propemperda Kota Tangsel ada 17 Raperda yang dibahas di tahun 2019. Namun, sebelas Raperda dari 17 Raperda tersebut, kembali dibahas pada Propemperda tahun 2020, seperti tertera dalam surat keputusan DPRD Kota Tangsel nomor : 170/31/DPRD/2019 tentang Propemperda Kota Tangsel, yang mana pada surat keputusan ini, terdapat 27 Raperda yang akan dibahas tahun 2020. (Kibo)