Mempererat Sinergitas, Kapolsek Tambora dan Awak Media Joget Bersama

Mempererat Sinergitas,  Kapolsek Tambora dan Awak Media Joget Bersama
Mempererat Sinergitas,  Kapolsek Tambora dan Awak Media Joget Bersama
(Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son(Baju kuning) saat berjoget bersama wartawan)

TAMBORA - Dalam merekatkan sinergitas antara kepolisian dengan insan pers baik online, cetak dan elektronik yang bertugas di Jakarta Barat serta tokoh masyarakat, MUI dan Forsima. Polsek Tambora, Resor Jakarta Barat menggelar acara silahturahmi di Mapolsek Tambora, Selasa(4/9/2018).

Dikatakan, Kapolsek Tambora, Komisaris Polisi (Kompol) Iver Son Manassoh, digelarnya acara tersebut bertujuan untuk mengajak bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menyambut pesta demokrasi 2019. Sekaligus syukuran atas suksesnya Pengamanan Asian Games 2018.

Kegiatan yang dibalut dengan organ tunggal itu menambah kedekatan emosional antara kepolisian, tokoh masyarakat serta awak media. 

Terlihat seusai acara silahturahmi, Kapolsek, serta Wakapolsek, AKP Kasranto dan awak media berjoget bersama saat Kanit Reskrim, AKP Supriatin menyanyikan sebuah lagu dangdut.

"Kedepan kita akan fokus pengamanan pileg dan pilpres 2019. Bagi saya pers adalah bagian penting untuk mensukseskan penyelenggaraan pilpres dan pileg. Karena aparat keamanan tidak cukup melakukan komunikasi yang makin efektif dengan masyarakat," ujar Kompol Iver Son.

"Pers yang menjadi jembatan komunikasi antara aparat dengan masyarakat, khususnya dalam penyampaian informasi, baik informasi keamanan. Informasi setiap permasalahan yang ada," sambungnya. 

Ia berharap, Kedepan sinergitas ini tetap terjaga. Baik bersinergi dengan aparat kepolisian, penyidik maupun penyidik pemilu.

Sementara itu Jayadi jurnalis Indosiar yang merupakan anggota pengurus wartawan elektronik Jakarta Barat menambahkan, sinergitas ini bukan hanya kepada pihak kepolisian saja. Tetapi juga dengan alim ulama serta tokoh masyarakat.

"Bentuk sinergitas ini bukan hanya dengan kepolisian, tetapi juga kepada masyarakat, Umaroh dan ulama," tambahnya.(hw)