Melawan, Penusuk Juru Parkir Mal Puri Indah Ambruk Dibedil Polisi

Melawan, Penusuk Juru Parkir Mal Puri Indah Ambruk Dibedil Polisi
Melawan, Penusuk Juru Parkir Mal Puri Indah Ambruk Dibedil Polisi
()

JAKARTA - Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan, Polres Metro Jakarta Barat, terpaksa menembak tersangka penusuk juru parkir Mal Puri Indah Kembangan, yang sembunyi di sebuah kontrakan di kawasan Jalan Simponi Mas 2,  Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (14/11/2018) malam.

Tersangka LS (31) yang juga bekerja sebagai petugas secure parking vallet di mal tersebut menderita luka tembak di kaki kirinya. Ia menusuk teman kerjanya Dika (30) dan rekan lainnya  bernama Rio Haryadi (29) di tempat kerjanya Sabtu (10/11) malam lalu.

Dijelaskan Kapolsek Kembangan, Kompol Egman Adnan, tersangka menusuk Dika karena kesal sering disuruh-suruh. Merasa dirinya diremehkan, tersangka yang juga suka dimarahi Dika menjadi tidak tenang.

"Karena tersangka terancam setiap bekerja membawa pisau yang disimpan di loker tempat kerjanya," kata kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Dimitri Mahendra, Kamis (15/11/2018) siang.

Dikatakan lebih lanjut, Sabtu malam ketika tersangka LS mendapat giliran akan memarkir kendaraan diserobot oleh Dika, saat itu tersangka mengalah. Akan tetapi Dika malah mengancam tersangka. Sehingga sempat terjadi cekcok mulu."Awas, tar lo ya," ancam Dika sebagaimana ditirukan kapolsek.

Usai parkir cekcok mulut kembali terjadu. Tersangka yang sudah menyiapkan pisau dibalik bajunya lantas menikam dada dan perut Dika. Saat itu Rio Haryadi yang melerai terkena sabetan pisau hingga mengalami luka tangan kanannya. Selanjutnya tersangka kabur.

Polisi yang menerima laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kemudian anggota reskrim Polsek Kembangan bergerak memburu si pelaku yang buron.

Hingga akhirnya, anggota Reskrim Polsek Kembangan dipimpin Iptu Dimitri berhasil menangkap LS di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Tersangka ketika ditangkap bukannya menyerah tapi malah mau menyerang petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur mengenai kaki kirinya," tegas Kapolsek.(wr)