Masjid Pemrov 'Diguyur' Puluhan Hewan Kurban,  Gubernur: Semangat Berkorban Harus Terus Ditumbuhkembangkan

Masjid Pemrov 'Diguyur' Puluhan Hewan Kurban,  Gubernur: Semangat Berkorban Harus Terus Ditumbuhkembangkan ()

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy melaksanakan sholat Idul Adha 1439 H di Masjid Raya Al-Bantani, KP3B (Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten), Kecamatan Curug, Kota Serang  pada Rabu (22/08/2018).

Gubernur tiba di Masjid Raya Albantani  pada pukul 05.55 WIB disambut oleh Wagub, Plh Sekretaris Daerah, Asisten Ahli dan Staf  Ahli serta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Provinsi Banten.

“Semangat kurban ini harus terus kita tumbuhkembangkan dan kita tingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” ujar gubernur saat di wawancarai selepas penyerahan secara simbolik hewan kurban.

Sementara itu dalam khutbahnya, KH Wawan Wahyudi sebagai khatib,  mengatakan agar dapat mengambil i’tibar (perumpamaan) dari kisah keikhlasan jiwa besar Nabi Ibrahim AS yang telah lama berdoa dan menantikan kehadiran seorang putra.

Namun ketika putra yang telah lama dinantikan baru saja dimiliki dan telah tumbuh berusia tiga belas tahun, justru datang perintah baru dari Allah SWT untuk menyembelih putranya sebagai qurban, Ia pun ikhlas menerimanya. Maka akhirnya, semakin diangkatlah derajatnya di mata Allah SWT.

Khatib mengatakan, Nabi Ibrahim AS adalah sang promotor yang mengajak umat manusia untuk mengorbankan kepentingan pribadi dan keluarganya demi untuk kepentingan yang lebih luas atas dasar kebenaran (agama). Sehingga tanpa ragu, tanpa menunda-nunda, Nabi Ibrahim langsung menuruti (Kebenaran) perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya dengan hati ikhlas.

Ibrahim bersikap mengedepankan kepentingan agama (kebenaran di ruang publik)  dan untuk umat, meski harus mengorbankan putranya untuk disembelih. Walaupun pada akhirnya tidak jadi disembelih, karena Allah SWT mengutus malaikat untuk menggantikan Nabi Ismail AS dengan kambing untuk disembelih.

Karena sejatinya Allah SWT tidaklah akan mensyariatkan kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putra semata wayang kesayangannya yang telah lama dinantikannya itu. Tetapi perintah tersebut hanyalah upaya Allah SWT menguji kualitas keimanan untuk menetapkan dan mengangkat derajat Nabi Ibrahim AS, bersedia atau tidakkah mengorbankan putranya itu.

Terbukti, setelah Nabi Ibrahim dan putranya pun bersedia (bersabar) untuk melaksanakan perintah tersebut, kemudian  Allah SWT pun mengirim kambing untuk disembelih, sebelum Nabi Ibrahim melaksanakan atau menyembelih putranya.            

Ditempat yang sama,  Panitia Pelaksana Sholat Idul Adha dan Pemotongan Hewan Kurban Masjid Raya Albantani  melaporkan serta menyampaikan bahwa hewan titipan dan amanah yang melakasanakan qurban sejumlah 47 ekor hewan kurban. Presiden RI dan Gubernur Banten turut memberikan hewan kurban,  masing-masing 1 ekor sapi, dan Wagub 1 ekor kerbau. Beberapa dinas juga ikut memberikan hewan berupa sapi dan kambing. (*/red)