Masih Kisruh, PPDB Online Dianggap Persulit Anak Masuk Sekolah

Masih Kisruh, PPDB Online Dianggap Persulit Anak Masuk Sekolah (Nonstopnews.id)

TANGSEL - Carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis online, dirasakan oleh orang tua siswa, di wilayah Kecamatan Serpong.

Salah seorang wali murid, yang tidak ingin disebutkan namanya menyatakan, hingga saat ini, dirinya belum dapat mendaftarkan putranya, untuk masuk ke sekolah yang sesuai dengan zonasi, tempat tinggalnya.

"Saya coba dari tiga hari lalu. Sampai sekarang, ngga bisa bisa masuknya. Tadi sudah ke Posko Pengaduan yang ada di SMP 17, tapi dari sana saya disuruh ke Posko SMP 11," kata Sumber saat ditemui di SMP 11, Kota Tangsel, Senin (9/7/2018).

Kekisruhan terjadi, disaat beberapa orang tua siswa, merasa terlalu lama menunggu informasi kepastian bisa atau tidaknya putra putrinya bersekolah.

"Orang mau sekolah kok malah dipersulit begini. Saya bingung dengan sistem yang ada, katanya ini udah memudahkan masyarakat, tapi kok malah seperti ini. Tadi pagi, saya cek anak saya ada di tiga sekolah pilihan yang ada di sistem, tapi sekarang namanya malah ngga ada sama sekali," kata seorang ibu, yang tidak menyebutkan namanya.

Hal senada disampaikan Nawiri, salah seorang warga Pondok Ranji. Nawiri menyesalkan kebijakan pemerintah, dalam proses PPDB tersebut.

"Katanya masyarakat disuruh pinter. Lah ini, mau masuk sekolah aja susah, gimana anak kita mau pinter. Jangan jangan, emang dibikin susah, biar yang masuk orang orang berduit aja kali yah," pungkasnya. (ak)