Marak DBD, Warga Jakbar Diminta Peduli  Penampungan Air Terbuka

Marak DBD, Warga Jakbar Diminta Peduli  Penampungan Air Terbuka ()


 NONSTOPNEWS.ID - Warga Jakarta Barat diminta lebih intensif dalam pengawasan terhadap air bersih disetiap penampungan air terbuka dirumahnya. 

Mengingat sebagian warga masih kurang perduli terhadap penampungan air yang memicu timbulnya jentik-jentik nyamuk Demam Berdarah. 

Begitu disampaikan oleh Kasudis Kesehatan Jakarta Barat, Kristi Watini saat ditemui diruang kerjanya, Jumat(22/03/2019).

Sebab, bila itu tidak dilakukan kata Kristi, maka akan menjadi tempat nyamuk-nyamuk untuk bertelur. Selain nyamuk biasa, dikhawatirkan menjadi tempat bertelurnya nyamuk Demam Berdarah.

"Kalau kita lihat, warga kurang pengetahuan tentang tempat bertelurnya nyamuk DBD. Kami masih menemukan jentik nyamuk di dalam rumah seperti di bak mandi dan dispenser," jelasnya.

Maka dari itu, dibawah komando Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi, pihaknya terus melakukan pemberian pemahaman tempat-tempat yang menjadi sumber nyamuk DBD.

Apalagi dalam catatannya, terdapat sejumlah wilayah di Jakarta Barat yang masih menduduki peringkat pertama dan kedua rawannya nyamuk Demam Berdarah.

"Wilayah Kalideres  no 1 diantara nya Tegal Alur, paling tinggi dijakarta Barat. Pegadungan no 2. Kapuk lebih tinggi dari Cengkareng Timur. Makanya, kami terus mengadakan koordinasi lintas sektoral untuk mendukung optimalisasi gerakan PSN di tujuh tatanan," tutur Kristi.

Selain pemberian pemahaman kepada warga. Kristi mengungkapkan, Sudin Kesehatan juga melakukan koordinasi dengan Sudin Pendidikan dan Kantor Kementarian Agama wilayah Jakarta Barat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk di sekolah - sekolah yang ada di Jakarta Barat.

"Sudin Pendidikan sudah menghimbau para kepsek untuk membentuk jumantik cilik disekolah. Madrasah juga akan dihimbau," terangnya.

Untuk permukiman warga sendiri, Sudin Kesehatan menggandeng Sudin lainnya seperti Permukiman dan UMKM Sudis PPAPP.

"Mereka juga ikut grebek PSN. Sementara Sudis KPKP menyediakan ikan Cupang pemakan Jentik diwilayah Rawan DBD. Ini yang menjadi pekerjaan rumah bersama dalam menekan kasus DBD," tandasnya.(Man/hw)