Mangkir Dipanggil Bawaslu, Kadisdikbud Tangsel Update Status di Facebook

Mangkir Dipanggil Bawaslu, Kadisdikbud Tangsel Update Status di Facebook
Mangkir Dipanggil Bawaslu, Kadisdikbud Tangsel Update Status di Facebook
()

NONSTOPNEWS.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hari ini memanggil dua Kepala Dinas terkait netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Dua Kepala Dinas itu adalah Uci Sanusi selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Taryono yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tangsel.

Namun, hanya Kadis Damkar yang memenuhi panggilan Bawaslu tersebut. Sementara, Kadisdikbud mangkir dari panggilan. Bawaslu rencananya akan segera menjadwalkan pemanggilan ulang bagi Kadisdikbud. 

Meski mangkir, Taryono masih memposting status di akun facebook miliknya untuk menjaga netralitas, "Kepada teman-teman pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, terkait Pileg dan Pilpres 2019 agar bisa tunjukan profesionalitas dan netralitas. Tunjukan kita adalah pelayan masyarakat, yang harus melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati. Demikian terimakasih," begitu isinya. 

Hingga kini, masih belum jelas apa yang menjadi alasan Taryono mangkir dalam panggilan tersebut.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan kepada wartawan, Selasa (15/1/2018), pemanggilan tersebut atas laporan dan temuan terkait pelanggaran netralitas ASN.

"Sikap dukungan terhadap pasangan calon tertentu yang diperlihatkan pegawai Pemkot Tangsel sangat nyata kerena beredar pada ruang publik dan di media sosial," kata Acep. 

Acep menambahkan hal ini harus diklarifikasi. Sebab dalam undang-undang, akibat tak netral ASN bisa dikenakan sanksi, mulai sanksi peringatan, teguran tertulis hingga non job, tergantung berat atau tidaknya pelanggaran.

“Kalau sanksi itu nanti Komisi ASN yang menentukan. Kalau kita hanya merekomendasikan ke Komisi ASN,” tutup Acep. (ak)