Korupsi Berjamaah, Citra: Anggota DPRD Malang Lukai Hati Nurani Rakyat

Korupsi Berjamaah, Citra: Anggota DPRD Malang Lukai Hati Nurani Rakyat (Citra Oktavia Mochtar)

MALANG - Politisi muda PDI Perjuangan, Citra Oktavia Mochtar mengaku prihatin atas ditangkapnya 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari yang lalu.

Dikatakan Citra, puluhan legislator yang sudah dipercaya oleh masyarakat malah mengkhianati kepercayaan itu dengan melakukan tindak pidana korupsi secara massal. 

"Saya sangat prihatin terhadap fenomena korupsi massal yang dilakukan oleh DPRD kota Malang. Kejadian itu benar-benar sangat melukai hati nurani rakyat Indonesia lebih-lebih masyarakat kota Malang yang sudah memilih dan memberikan kepercayaan sepenuhnya," ujar Citra melalui pesan tertulisnya, kemarin.

Sebagai wakil generasi muda,  Citra mengajak masyarakat untuk tetap menjaga optimisme bahwa kejadian penangkapan terhadap 41 anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi harus dijadikan pelajaran bahwa masyarakat harus tetap berpikir positif dan menghindari golput.

"Oleh karena itu, untuk mencegah tindakan korupsi tersebut mari kita bersama-sama memilih pemimpin yang kredibel, berintegritas, dan yang memiliki dedikasi yang tinggi terhadap NKRI," kata politisi berusia 25 tahun ini

Citra menyebut, ada dua aspek yang harus diperhatikan untuk memilih pemimpin terutama calon legislatif yang akan berkontestasi pada pileg 2019. 

Pertama adalah soal aktor. Aktor di sini maksud Citra adalah calon legislatif yang benar-benar memiliki track record yang baik, bukan mantan narapidana, dan pelaku tindakan asusila serta perbuatan yang melanggar hukum lainnya. Tetapi, calon yang bersih yang benar-benar mengabdi untuk rakyat. 

"Kedua, sistem pemerintahan harus diperbaiki terutama regulasi yang mengatur tentang pencalonan artinya tidak memberikan kesempatan terhadap pemimpin yang sudah mengkhianati rakyat agar bisa dijadikan efek jera," beber Citra yang akan maju sebagai anggota DPR RI melalui Dapil Surabaya-Sidoarjo.(hw)