Korban Puting Beliung Dibantu KNPI Tangkab

Korban Puting Beliung Dibantu KNPI Tangkab (Mn-nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Nasib tragis yang menimpa sejumlah warga Kampung Tipar Madrasa Desa Tipar Kecamatan Jambe, karena menjadi korban angin puting beliung pada Selasa (12/11/19), kemarin membuat keprihatinan sejumlah pemuda yang tergabung Dewan Pengurus Daerah DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Kabupaten Tangerang.

Para pemuda ini langsung datang ke lokasi kejadian, untuk memberikan donasi kepada para korban angin puting beliung. Kerusakan terlihat cukup parah, di beberapa rumah warga yang menjadi korban angin puting beliung, bahkan sejumlah rumah warga harus rata dengan tanah akibat diterjang puting beliung.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Adang Akbarudin mengatakan, kita langsung intruksikan pengurus baik di tingkat PK maupun DPD untuk bergerak dengan cepat supaya membantu para korban.

" Kita tidak bisa mendiskusikan sebuah peristiwa yang sedang dialami oleh masyarakat, biar bagaimanapun kita harus ada dilokasi dan mendarma baktikan diri kita kepada masyarakat dengan memberikan bantuan yang kita bisa," terangnya.

Dilokasi kejadian, Salah satu rumah warga yang mengalami kerusakan cukup parah adalah milik Indra, dimana rumah warga Kampung Tipar ini rata dengan tanah akibat kencangnya tiupan angin tersebut dana memaksa korban harus mengungsi kerumah tetangga. 

"Kita tidak menyangka kalau peristiwa ini sangat dahsyat, sehingga meluluh lantakkan rumah penduduk, bersyukur tidak menimbulkan korban jiwa," kata Wakil Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Reza Ibnu Malik, Rabu (13/11/19), .

Reza mengakui, untuk membantu para korban KNPI Kabupaten Tangerang, mencoba memberikan donasi dan masih membuka posko bantuan untuk disalurkan kepada korban.

" Kita bergerak cepat untuk memberikan bantuan kepada para korban, demi keringkan beban warga, sementara kita memberikan bantuan uang tunai kepada korban, dengan nilai 1 juta rupiah bagi para korban, namun demikian kita juga masih membuka posko bantuan untuk para korban," jelasnya.

Reza mengakui, hasil pendataan KNPI ditemukan 91 rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai kriteria, mulai dari kerusakan ringan, sedang hingga berat.

" Sebagai pemuda kita wajib peduli dengan kondisi lingkungan yang saat ini tertimpa musibah, kepekaan sebagai pemuda dituntut untuk bisa berada di tengah masyarakat yang sedang membutuhkan," paparnya. 
(Mn)