Klaster Baru Covid-19, Pesantren di Banten Lakukan Karantina Mandiri dan Minta Divaksinasi

Klaster Baru Covid-19, Pesantren di Banten Lakukan Karantina Mandiri dan Minta Divaksinasi (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Adanya klaster baru di sejumlah pesantren di wilayah Jawa Barat membuat sebagian besar pesantren di Banten melakukan karantina mandiri guna mencegah penyebaran covid-19.

Sekjen Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten Dr H Fadlullah mengatakan, karantina mandiri tersebut dalam kontek Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

“Karantina mandiri ini dalam konteks sekarang seperti Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, karena pesantren merupakan sub kultur dari masyarakat luas,” kata Sekjen Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten Dr H Fadlullah di Serang, Rabu.

Lanjut Fadhullah, pesantren di Banten sejak tahun baru 2020-2021 pesantren telah menerapkan karantina mandiri yakni pola karantina yang dilakukan terbatas dan diselenggarakan secara mandiri oleh pesantren. Selain karantina mandiri, kata dia, pesantren di Banten juga telah melaksanakan rapid test  kepada para santri sebagai tindakan preventif saat masuk ke pesantren bagi para santrinya.

“Sudah tidak ada lagi kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang luar termasuk orang tua. Ini bentuk preventif terhadap penyebaran COVID-19,” katanya.

Lebih lanjut terkait adanya vaksinasi, Fadullah  meminta pemerintah memasukkan pesantren dalam kelompok khusus.

"Vaksinasi kan datanya berdasarkan data kependudukan. Sementara santri data menginduk ke orang tuanya masing-masing,” katanya. (red)