Kisruh Ojol vs Alam Sutera, Polisi Minta Pegang Komitmen

Kisruh Ojol vs Alam Sutera, Polisi Minta Pegang Komitmen
Kisruh Ojol vs Alam Sutera, Polisi Minta Pegang Komitmen
()

NONSTOPNEWS.ID - Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto mengatakan, pasca mediasi antara awak ojek online (Ojol) dan pengelola Alam Sutera, kedua belah pihak harus komitmen dengan kesepakatan yang sudah dibangun.

“Pihak Alam Sutera akan bangun Shelter, sementara ojol nggak boleh mangkal sembarangan lagi. Jangan nakal. Karena kan sudah difasilitasi tuntutannya,” kata Luckyto dihubungi, Sabtu pagi (11/1/2020).

Dia juga telah menyampaikan kepada pihak pengelola Alam Sutera untuk membangun komunikasi yang baik dengan awak Ojol. Terutama setelah kesepakatan kedua belah pihak. Sehingga tidak ada gejolak lanjutan pasca kesepakatan damai Jumat siang itu.
 
“Kami sampaikan juga ke pihak Alam Sutera, dimana ada teman-teman Ojol yang masih sedikit nakal itu ya sampaikan secara santun. Nggak usah terlalu arogan lah gitu kan,” katanya.

Pertemuan kedua belah pihak akan dilanjutkan pada Senin (13/1/2020) untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan itu. 

“Kami mau lihat realisasi di lapangan dari kedua belah pihak seperti apa. Biar cepat Clear,” katanya.

Diketahui, asal mula konflik antara driver Ojol dengan security Alam Sutera ini bermula dari dugaan tindakan arogan security yang kerap mengusir mereka meski hanya menjemput penumpang. Security juga kerap menggembosi ban motor driver serta mengambil helm mereka.

Akhirnya pada Jumat (10/1/2020) ratusan ojol menggeruduk kantor Estate Manajemen Alam Sutera. Hasilnya terdapat mediasi disepakati akan dibuatkan shelter atau titik  penjemputan point antara lain ruko Prominem, Jalan Sutera Timur, Crystal 8, Flavour Bliss, Spartan Futsal, PHD, Ruko ASTC. Untuk titik tersebut akan dibuatkan member atau free parking (satu pintu) untuk ojek online di kawasan Alam Sutera. Dalam pertemuan ini, Alam Sutera berjanji akan memenuhi terkait tuntutan dari ojol ini. (kb)