Kini Berwakaf Lebih Mudah Dengan Asuransi Syari'ah

Kini Berwakaf Lebih Mudah Dengan Asuransi Syari'ah (Istimewa)

NONSTOPNEWS.ID - Lembaga Wakaf MUI sebagai salah satu Nazhir penerima wakaf manfaat asuransi syari'ah dari PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) memberikan kemudahan bagi para nasabah dan calon nasabah Asuransi Prudential Syari'ah untuk menyalurkan wakaf dalam bentuk asuransi.

Wakaf dalam bentuk asuransi dilakukan sesuai dengan Fatwa MUI No.106/DSN-MUI/X/2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa syariah, yang membolehkan masyarakat bemakaf dalam bentuk asuransi. 

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia, mengatakan,pihaknya sangat senang dapat menghadirkan Program Wakaf dari PRUsyanah. Tujuan dari program tersebutz sambung Jens,  adalah sebagai wujud dari komitmen Prudential yang baru yaitu, ‘WE DO GOOD’ atau ‘Kami Mewujudkan Kebajikan’. 

"Program Ini memberikan solusi terhadap kebutuhan nasabah dalam melaksanakan wakaf dan membantu mereka mewujudkan kebaJikan secara berkelanjutan. Program ini melengkapi serangkaian produk dan layanan asuransi berbasis syariah yang komprehensnf dan Prudential.” ucapnya, Jumat (1/2/2019) 

Dr. Irfan Syauqi Beik, SP, MSc., EC, Pengamat Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor mengatakan, wakaf umumnya digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah sakit. Selama fasilltas tersebut dimanfaatkan, pahala wakaf tidak terputus. Kini, wakaf juga dapat berupa uang (cash waqaf), seperti melalui manfaat asuransi dan manfaat investasi dari polis asuransi jiwa syariah.

Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia mengatakan, program tersebur merupakan suatu  dukungan bagi nasabah yang sedang mencari solusi modern dan cerdas untuk menunaikan wakaf, sekaligus memastikan dirinya dan keluarganya memperoleh proteksi dan perencanaan investasi yang tepat. 

"Program wakaf kami fokus kepada kemudahan nasabah dalam menyalurkan wakaf asuransinya," ujarnya. 

Sejalan dengan slogan Selalu Berbagi, Selamanya Berartiprogram tersebut mengajak masyarakat untuk terus berbuat kebaikan. 

“Program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk turut mengatasi tantangan sosial ekonomi Indonesia saat ini," ujarnya.

Sekadar diketahui, bagi nasabah yang sudah memiiiki polis asuransi unit link Prudential, mereka dapat mewakafkan hingga 95 persen dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru. Sedangkan nasabah baru dapat mewakafkan hingga 45 persen dari manfaat asuransinya.
 
Menurut Badan Wakaf lndonesia (BWI), dari tanah seluas 2.700 kilometer persegi baru i 366 ribu lokasi yang telah masyarakat wakafkan.

Data yang diperoleh, potensi wakaf tunai diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun. Sementara itu menurut Direktur Lembaga Wakaf MUI Muhammad Rofiq Thoyyib potensi wakaf di Indonesia mencapai Rp 3.827 T saat ini Prudential Indonesia telah memberikan pelatihan tentang wakaf ke lebih dari 9.000 tenaga pemasar Prudential dan masyarakat sejak 17 sampai 28 Januari 2019. Kegiatan ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisaai Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak.”

Sekadar diketahui, Indonesia merupakan salah satu dari 20 ekonomi terbesar di dunia. Meskipun terdapat kemajuan dalam pengurangan kemiskinan beberapa tahun terakhir ini, masalah kemiskinan masih menjadi tantangan.

Muhammad Rofiq Thoyyib Direktur LW MUI mengatakan melalui asuransi syari'ah kesempatan masyarakat bisa berwakaf besar dgn uang kecil. (*/red)