Kesbangpol Kota Tangerang Gelar Tes Urine Dadakan, 1 THL di Kecamatan Pinang Positif Konsumsi Amphetamin

Kesbangpol Kota Tangerang Gelar Tes Urine Dadakan, 1 THL di Kecamatan Pinang Positif Konsumsi Amphetamin ()

TANGERANG - Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang kembali melakukan tes urine yang diperuntukkan bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Gelaran tes urine dadakan tersebut kali ini dikhususkan di wilayah Kecamatan Pinang.

Dijelaskan Kasi Ketahanan Bangsa dan Politik Kesbangpol Kota Tangerang, Achmad Dimyati, jika tes urine ini merupakan salah satu rangkaian untuk menghilangkan penggunaan narkotika di kalangan pegawai pemkot Tangerang.  

"Penyalahgunaan narkoba kan semakin marak. Kita tidak ingin pegawai pemkot Tangerang, ikut atau jadi bagian dari penggunaan obat terlarang tersebut," kata Achmad Dimyati, Selasa, (16/10/2018).

Lanjutnya, maksud digelarnya tes urine ini juga sebagai langkah pencegahan yang terbukti manjur,  karena melibatkan seluruh pegawai yang ada tanpa terkecuali. 

“Seluruh pegawai kami tes urine. Kalaupun tidak ada ikut apel, tetap pegawai tersebut kami jemput, agar tak ada yang terlewat, " jelas Dimyati. 

Dan, dari tes urine tersebut, ada salah satu pegawai yang masih berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) positif menggunakan amfetamin yang biasa ditemukan dalam narkotika jenis sabu. 

"Pegawai masih berstatus THL. Inisialnya EZ, dibagian Trantib kecamatan Pinang," jelas Dimyati. 

Dimyati menambahkan, untuk pengembangan lebih lanjut, pegawai THL tersebut diserahkan ke BNN Kota Tangerang.

“Lebih lanjutnya ditangani BNN Kota Tangerang untuk proses pengembangan dan penyelidikan,” tandasnya. 

Dikesempatan yang berbeda, Kepala  Badan Kesbangpol Kota Tangerang Temmy Mulyadi, mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan BNN kota Tangerang dan Polrestro Tangerang akan terus menggelar kegiatan serupa. 

"Tes urine dadakan seperti hari ini akan terus kita gencarkan tentunya tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Kita ingin pastikan semua pegawai pemkot Tangerang bebas narkoba," tegas Temmy. 

Temmy juga akan merekomendasikan sangsi yang tegas bagi pegawai yang terlibat memakai barang haram tersebut. 

"Untuk sanksi paling berat tentu pemberhentian bagi tenaga harian lepas ataupun PNS," tandasnya.

Tes urine tersebut diikuti oleh 216 dari 231 pegawai di lingkungan Kecamatan Pinang yang terdiri dari 11 Kelurahan. 15 pegawai yang tak mengikuti tes dikarenakan ada halangan diantaranya sakit jantung, hamil dan sedang haid. 

Sebagai informasi, Kantor Badan Kesbangpol Kota Tangerang telah melakukan tes urine di 10 Kecamatan. Dan dalam waktu dekat akan dilakukan tes urine di wilayah Kecamatan Benda, Kecamatan Ciledug, dan Kecamatan Periuk.(ADV)