Kenal Pertama via Facebook, Pelajar Tangsel Diperkosa Tukang Laundry

Kenal Pertama via Facebook, Pelajar Tangsel Diperkosa Tukang Laundry (Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan/dok. Penamerdeka.com (Merdeka Nonstop Grup) )

NONSTOPNEWS.ID - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar jumpa pers perihal kasus korban persetubuhan di bawah umur. Korban pemerkosaan ini tercatat masih berstatus pelajar.

Padahal antara pelaku dan korban dikabarkan pertama kali kenal dalam jejaring media sosial, yaitu Faceebok.

Sebelumnya kakak kandung dari korban, mengaku bahwa adiknya masih berstatus pelajar yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Seperti diketahui tersangka JP (19) dan SY alias DM (22 melakukan pemerkosaan dibarengi dengan intimidasi terhadap korban pada hari Minggu (16/6/2019) pukul 01.00 dinihari.

Korban dipaksa melayani nafsu birahi brutal pelaku di sebuah gubuk yang kondisinya tidak terpakai di wilayah Pamulang, Kota Tangsel.

Saat ini kedua pelaku profesinya sebagai tukang Laundry dan tukang Galon

“JP dan korban sudah berpacaran selama 4 bulan, yang awal perkenalannya lewat  medsos facebook,” terang AKBP Ferdy Irawan Kapolres Tangsel, kepada penamerdeka.com (Merdeka Nonstop Grup), Selasa (16/7/2019).

Saat kejadian, menurut Kapolres, pelaku JP dan temannya membujuk korban dengan cara memaksa. Hanya saja yang ganjil dalam peristiwa ini, korban justru disetubuhi lebih dahulu oleh kawan pelaku yang justru bukan pacarnya.

“Justru yang melakukan pertama kali adalah rekan pacar dari korban, kemudian barulah pacar korban yang melakukan,” katanya.

Menurut keterangan polisi, pelaku terjerat Pasal 81 UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. (Ak)