Kekeringan Landa 11 Kecamatan, Pemkab Tangerang dan PDAM TKR Kirim Puluhan Truk Tangki Air Bersih

Kekeringan Landa 11 Kecamatan, Pemkab Tangerang dan PDAM TKR Kirim Puluhan Truk Tangki Air Bersih ()

NONSTOPNEWS.ID - Kemarau panjang yang diprediksi hingga Agustus mengakibatkan kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang. Saat ini berdampak pada krisis air bersih terhadap ribuan warga desa di 11 kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Tangerang menggandeng PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) pun terus berupaya menditribusikan air bersih dibeberapa desa dan kelurahan diwilayah kecamatan yang terdampak kekurangan air bersih, sudah puluhan tangki air bersih diditribusikan ke masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid langsung siap siaga mengawal pendistribusian air bersih diKelurahan Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, tepatnya di Perumahan Sudirman Indah, Kamis, (25/07/2019).

"Kami siap membantu masyarakat yang kekeringan membutuhan air bersih, permintaan terus berdatangan dari masyarakat," ungkap Sekda.

Kekeringan yang melanda dibeberapa wilayah kecamatan sekarang sudah 11 kecamatan yang telah terdampak, mulai dari utara Kabupaten Tangerang hingga ke wilayah tengah di Tigaraksa.

"Hari ini kita ditribusikan 4 tangki air bersih untuk warga perumahan Sudirman Indah Kecamatan Tigaraksa, bagi masyarakat yang membutuhkan kita siapkan," ungkap Sekda.

Pada musim kemarau tahun ini Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui BPBD dan PDAM TKR kebanjiran permintaan air bersih, mulai dari pelosok utara kabupaten tangerang hingga wilayah perumahan yang terdampak kekurangan air bersih.

11 kecamatan diantaranya Kecamatan Tigaraksa, Legok, Curug, Jambe, Panongan, Jayanti, Teluknaga, Kosambi, Kronjo, Sindang Jaya dan Mauk.

Direktur Utama PDAM TKR, Rusdi Mahmud, menambahkan distribusi bantuan air bersih bukan hanya ke perumahan Sudirman Indah, nantinya juga akan masuk tiga kecamatan yaitu Solear, Cisoka dan Tigaraksa.

"Insya Allah akhir tahun ini sudah teraliri Air dari PDAM, untuk warga Solear, Cisoka dan Tigaraksa dari instalasi Solear," ungkapnya.

Rusdi melanjutkan, proses pemasangan pipa sudah selesai 90 persen, tinggal kita sosialisasi saja kemasyarakat dan mengaliri ke setiap rumah-rumah.

"Kita upayakan secepatnya sosialisasi, kedepannya 10 ribu pelanggan kita layani di tiga kecamatan agar terpenuhinya air bersih diwilayah itu," tegasnya.

Warga Sudirman Indah blok H, Hana (43) mengaku telah lama terdampak kekeringan, mulai dari dua bulan yang lalu sumur-sumur bor air tidak keluar. Malahan Hana sampai membuat sumur bor sedalam 70 hingga 100 meter tidak keluar air.

"Terimakasih kepada pak Bupati yang mengirim air bersih, sumur kami sudah kering jika hujan kita menampung air hujan," jelas warga Sudirman Indah. (ADV)