Kasat Intel Polresta Tangerang : Provokasi Dengan Melotot Selama Pencoblosan Bisa Ditindak

Kasat Intel Polresta Tangerang : Provokasi Dengan Melotot Selama Pencoblosan Bisa Ditindak ()

NONSTOPNEWS.ID - Jelang pencoblosan pemilu serentak, Rabu 17 April 2019 mendatang, kepolisian terus optimalkan pengamanan wilayah di Kabupaten Tangerang. Menjaga keamanan ketertiban menjadi bagian tidak terpisahkan demikian dikatakan Kasat Intel Polresta Tangerang Kompol Agus Hermanto saat menjadi pemateri Rapat Pengelolaan Media Informasi bersama Bawaslu Kabupaten Tangerang, Jumat (12/03/2019) disekertariat Bawaslu Tigaraksa, lalu.

"Kita sudah petakan titik rawan pelanggaran Kamtibmas, selama masa pemilu ini, mulai dari pengamanan TPS, hingga aktifitas Rabu Putih, subuh berjamaah hingga sedekah subuh semuanya kita pantau untuk di seterilkan," papar Agus.

Ia menjelaskan, kerawanan di wilayah selama masa pemilu terbagi dalam dua aspek, seperti kerawanan statis dan kerawanan dinamis, rawan statis terjadi untuk daerah yang berpotensi mengalami bencana karena banjir.

" Seperti Tigaraksa berpotensi rawan banjir, sehingga harus dipikirkan mengenai evakuasi TPS. Hal serupa terjadi di bagian Pantura, namun kerawanan dinamis bakal mengancam di beberapa wilayah dan TPS, karena adanya konflik kepentingan para caleg dan timses Pilpres," paparnya.

Kepolisian juga mendeteksi adanya intimidasi yang bakal terjadi di TPS diantaranya adanya gerakan subuh berjamaah, gerakan Rabu Putih dan gerakan Subuh sedekah serta intimidasi oleh pihak pihak tertentu.

"Gerakan gerakan itu semuanya bisa menimbulkan potensi kerawan, bahkan orang melotot di TPS saja bisa dianggap sebagai intimidasi dan perlu penanganan husus, hal ini jangan sampai terjadi kerawan yang menimbulkan gangguan Kamtibmas," jelasnya. (mn)