Kapal Panjang Mulud, Ciri Khas Warga Serang Rayakan Maulid

Kapal Panjang Mulud, Ciri Khas Warga Serang Rayakan Maulid (Istimewa)

SERANG - Perayaan Maulid Nabi muhammad SAW di tiap daerah selalu berbeda-beda dan khas. Di Kota Serang Provinsi Banten sendiri, Kapal Panjang Mulud menjadi ciri khas mengenang kelahiran nabi terakhir umat islam.

Di sepanjang jalanan Kota Serang, khususnya di Jl. Jamaksari dan Jl. Samaun Bakri, banyak dipajang kapal Panjang Mulud dengan berbagai bentuk untuk dijajakan. Panjang unik ini dihias dengan kertas warna-warni, bermotif batik, hingga kain perca.

Panjang mulud yang di pajang di sepanjang jalan menjadi perhatian para pengemudi karena warna yang mencolok dan bentuk yang unik.

Salah satu pengrajin Kapal Panjang Mulud, Sobri mengatakan perayaan Maulid Nabi membawa berkah tersendiri untuknya, pasalnya permintaan Kapal Panjang Mulud sepanjang bulan Mulud terbilang tinggi, hal ini yang membuat dirinya tak pernah absen setiap tahunnya memproduksi Kapal Panjang Mulud dalam berbagai bentuk.

“Dalam sehari saya bisa memproduksi dua unit kapal Panjang yang berukuran sedang untuk dijual,” ujar Sobri.

Untuk pengerjaan Kapal Panjang Mulud, Sobri tidak mengalami kendala apapun karena sudah terbiasa setiap tahunnya. Bahan-bahan untuk produksi Kapal Panjang Mulud juga cukup mudah didapatkan dan harganya terjangkau.

“Untuk membuat Kapal Panjang ini saya sudah terbiasa jadi gak ada kendala lagi pula bahan-bahannya juga gampang didapat dan bisa memanfaatkan limbah kayu dan limbah kertas” imbuhnya.

Untuk satu unit Kapal Panjang Mulud Sobri membanderol harga mulai dari Rp100 - sampai 300 ribu. 

"Saya biasa menjual mulai harga Rp 100 sampai 300 ribu sesuai ukuran,” tandas Sobri.

Sobri juga menambahkan untuk pembeli bisa memesan bentuk Kapal Panjang sesuai keinginan atau bentuk-bentuk lain. (bc/red)