Kangkangi Perda, Warga Permata Buana Minta Anies Tindak Bangunan Diatas Lahan Pemprov DKI

Kangkangi Perda, Warga Permata Buana Minta Anies Tindak Bangunan Diatas Lahan Pemprov DKI (Nonstopnews.id)

JAKARTA - Keberadaan bangunan diatas lahan fasilitas sosial (fasos) dan Fasilitas Umum( Fasum) milik pemprov DKI Jakarta di Jalan Pulau Laki IV, Komplek Permata Buana RT08 RW 09 Kel. Kembangan Utara, Kec. Kembangan, Jakarta Barat dipertanyakan warga. Apalagi bangunan itu diduga tidak ada izin peruntukannya.

"Itukan jelas-jelas ada plangnya milik Pemprov DKI. Kok bisa ada bangunan berdiri diatasnya. Kita pertanyakan legalitas bangunan itu. Yang saya tahu setiap warga hendak mendirikan bangunan harus ada Izinnya. Kok tidak ada izinnya berani mendirikan. Ini sama saja mencontoh perilaku yang kurang baik dan mengangkangi perda," tutur Tommy yang mengaku tinggal dikawasan tersebut, Selasa(6/11/2018).

Apalagi kata dia, telah terjadi penebangan pohon yang fungsinya sebagai penghijauan."Patut diduga dalam penebangan pohon sendiri tidak ada Izinnya. Padahal pohon itu kita gunakan sebagai pelindung dan resapan air. Malah ditebang seenaknya dan kami minta Pemprov DKI dan Pemkot Jakarta Barat untuk segera ditindak," pintanya.

Dilain sisi, Ketua RW 09 Komplek Permata Buana, Kurniawan Tejo mengaku, ia sendiri tidak dikasih tahu untuk apa fungsi bangunan tersebut. Bahkan sampai melakukan penebangan pohon."Saya sendiri tidak dikasih tahu. Padahal itu RT dibagian RW saya. Dia jalan sendiri-sendiri, dia nyelonong ke lurah langsung," ungkapnya singkat.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi pihak Kasudis Kehutanan Pemkot Jakarta Barat, Aris mengaku belum terima laporan adanya izin penebangan pohon tersebut. Sedangkan, soal pembangunan diatas lahan milik Pemprov DKI yang fungsinya sebagai taman. Pihaknya akan mengkrosceknya.

"Nggak ada izin yang masuk. Jika warga ingin menebang pohon milik pemprov harus memiliki izin terlebih dahulu. Akan kita cek kartu inventaris barang(KIB)," pungkasnya.(hw)