Kampung Tematik Jadikan Masyarakat Paham Potensi dan Masalah Wilayah

Kampung Tematik Jadikan Masyarakat Paham Potensi dan Masalah Wilayah
Kampung Tematik Jadikan Masyarakat Paham Potensi dan Masalah Wilayah
(Dok. Humas Kota Tangerang)

NONSTOPNEWS.ID - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang mengungkapkan, ada tiga manfaat Kampung Tematik dalam bidang pendidikan. Pertama adalah mengedukasi masyarakat untuk dapat memahami karakteristik wilayah. Kedua adalah masyarakat dapat memetakan potensi dan permasalahan di wilayah. Ketiga yakni mengangkat potensi dalam sebuah tematik.

Kepala Bappeda Said Endrawiyanto menjelaskan, Kota Tangerang terdiri dari 13 kecamatan dengan 104 Kelurahan. Sebagai Kota Industri dan Jasa, Kota Tangerang terdiri dari masyarakat yang heterogen dan memiliki karakterisktik yang berbeda.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pemetaan untuk mengetahui potensi setiap wilayah. Melalui program Kampung Tematik maka akan terlihat potensi yang ada. Pemkot Tangerang hanya sebagai fasilitator dan pembina dalam pengembangan.

"Kita ajak warga untuk kreatif, dengan begitu mereka nanti akan giat dan merasa memiliki serta peduli tentang kebersihan dan hijaunya lingkungan disekitarnya," ujarnya belum lama ini.

Ketua Pengurus Kebun Toga di Kampung Herbal Gerendeng Pulo RW 09 Gerendeng, Hendry mengatakan, Kampung Grenpul sebelumnya adalah sebuah pemukiman yang cukup kumuh sekarang sudah dibenahi menjadi layak huni. Kampung ini juga termasuk kampung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Grenpul.

"Tujuannya adalah untuk menumbuhkembangkan budaya masyarakat akan pentingnya tanaman obat sebagai pencegahan dini terhadap penyakit sekaligus sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat secara mandiri terutama tanaman obat-obatan," kata hendry.

Ia pun menambahkan, herbal yang ada di wilayah tersebut bisa di tingkatkan sebagai tempat wisata edukasi bagi masyarakat. Pengunjung akan disuguhi dengan berbagai macam tanaman obat (TOGA) yang di racik menjadi jamu dan aromatherapy.

"Untuk peningkatan penggunaan tanaman herbal dalam pengobatan kesehatan dapat menghilangkan beberapa penyakit seperti cape, masuk angin, Rematik dan masih banyak jenis tanaman herbal kurang lebih ada 100 disini, warga disana sudah menanam dan menggunakannya," tambahnya.

Ketua RW 09 Chandra juga menambahkan kedepannya gerendeng pulo akan membudidayakan ikan hias dan home industri kue basah

"Kedepannya nanti kita akan membudidayakan ikan hias, karena di grenpul ini banyak sekali yang ternah ikan hias jadi kita ingin menonjolkan ikan hias tersebut tidak hanya itu kita juga ingin menonjolkan home industri kita seperti pembuatan kue basah" ungkap Chandra.

Wakil Walikota Tangerang Sachrudin menjelaskan, masyarakat yang di wilayahnya telah dilakukan penataan lingkungan maka akan mengetahui secara jelas permasalahan yang ada. Termasuk juga dengan potensi yang dimiliki wilayah itu untuk menjadi produk unggulan.

Contohnya di Kecamatan Larangan dengan adanya Kampung Batik. Keahlian masyarakat dalam membatik, bisa dikembangkan kepada warga lainnya apalagi dengan dibukanya pelatihan. Masuknya Dinas terkait dalam pembinaan, akan semakin menggali dan mengembangkan potensi yang ada.

"Intinya, keahlian itu bisa dikembangkan dengan kemauan yang tinggi. Kita akan terus menggali potensi yang ada di setiap wilayah," ujarnya. (ADV)