Kafe Remang-remang Bandel, Satpol PP Tangsel Capek Kerja Sendiri

Kafe Remang-remang Bandel, Satpol PP Tangsel Capek Kerja Sendiri (Ilustrasi/Net)

TANGSEL - Saat safari pembangunan di kecamatan Ciputat, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berjanji akan menertibkan warung remang-remang di wilayah tersebut. Hal itu dilakukan setelah warga curhat akan keberadaan penyakit masyarakat itu semakin merajalela.

Sebelumnya, meski Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sudah merazia beberapa kafe remang-remang di wilayah Tegal Rotan, Ciputat, tak membuat kapok para pengusaha kafe tersebut.

Mereka berani berpindah tempat, walau diduga tanpa izin yang lengkap. Hal itu dibenarkan Camat Ciputat Andi Patabai, bahwa keberadaan kafe remang-remang tersebut dulunya sudah pernah digusur.

"Dulu digusur Satpol PP,  dan sekarang pindah ke depan dekat Kelurahan Sawah," katanya. 

Pihaknya juga mengaku sudah melakukan pengecekan terkait izinnya. 

“Kita sudah sidak dan menanyakan izinnya, karena tanah yang digunakan untuk tempat hiburan tanah milik Jaya Real Property (JRP) dan kita sudah mengirim surat untuk menegur kepada penyewa lahan tersebut," jelasnya.

Sementara itu, ditanya perihal 'nakalnya' pengusaha kafe, Kepala Bidang Penegakkan Hukum dan Perundang-undangan (Gakkumda) pada Satpol PP Oki Rudianto menyatakan, perlu kerjasama dengan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Harusnya sinergi. OPD lain harus backup, karena ada kerjasama dengan dinas teknis. Contoh, kalau kita razia Pekerja Seks Komersil (PSK), Dinas Sosial langsung turun, mau diapain nih perempuan-perempuannya, apakah dikasih modal, atau dikasih pengarahan. Kalau kita razia PKL, Dinas Koperasi harus ikut, seperti apa teknis setelah dirazia kepada PKL itu,"tutur Oki, beberapa waktu lalu. (ak)